Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
FKG Usakti Teliti Hubungan Tidur Mendengkur dengan Tubuh Kembang Rahang Anak
Rabu, 22 Januari 2020 14:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Saat anak mendengkur waktu tidur atau napasnya tidak beraturan, bisa jadi itu merupakan gejala awal gangguan bernapas dan tumbuh kembang rahang anak. Kondisi ini sedang diteliti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti (FKG Sakti).
"Kami sedang melakukan penelitian terhadap anak usia 7-15 tahun di Indonesia. Apakah ada hubungan antara gangguan bernapas di malam hari terhadap keseharian dan tumbuh kembang anak," jelas drg Carolina Damayanti Marpaung dari FKG Usakti.
Survei tahap pertama dilakukan bersamaan dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan program rutin yang dilakukan FKG Usakti, Selasa (21/1). Kegiatan ini terdiri dari penyuluhan, pemeriksaan serta pengobatan gigi dan mulut terhadap orang tua siswa di SMP Muhammadiyah 12 Grogol, Jakarta Barat. Kegiatan ini melibatkan kelas 7, 8, dan 9 dengan total sekitar 110 orang. Nantinya akan dilanjutkan dengan PKM dan survei tahap kedua bagi siswa-siswanya.
Baca juga : Kabut Asap Menebal, 5 Penerbangan di Bandara Palembang Ditunda
Menurut drg Carolina, ketika ditemukan kasus tersebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) Usakti. Agar mendapatkan penanganan.
Kegiatan survei terkait gangguan bernapas pada anak usia 7 sampai 15 tahun yang diinisiasi FKG Usakti merupakan yang pertama dilakukan di Indonesia. Targetnya 500 anak-anak beserta orang tuanya.
Koordinator lapangan program penyuluhan dan pemeriksaan gigi dan mulut Usakti, drg Siti Chandra Dwidjayanti, mengatakan, kegiatan ini selain salah satu bentuk Tridarma perguruan tinggi Usakti juga untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai kesehatan gigi dan mulut serta cara menjaga kebersihannya kepada masyarakat. Serta sebagai tempat bagi para dosen untuk melakukan penelitian dengan hasil yang nantinya digunakan untuk masyarakat. "Dengan adanya penyuluhan dan pemeriksaan serta pengobatan gratis bagi orang tua siswa, diharapkan dapat mencegah berbagai penyakit yang bisa tumbuh di kemudian hari, tuturnya .
Baca juga : Kementan Bantu Karanganyar Mitigasi Kekeringan dengan Gerakan Tanam
Kerja sama dilakukan dengan pihak sekolah dikarenakan terdapat proses tanya jawab dengan orang tua, khususnya mengenai kebiasaan tidur, aktivitas, dan perilaku anak. Bulan depan akan diteruskan dengan program PKM untuk siswa siswi SMP yang sama.
“Semua hasil pemeriksaan yang kami dapatkan akan kami laporkan kepada pihak sekolah. Apabila perlu penanganan lebih lanjut mengenai kondisi rongga mulut ataupun masalah dalam bernapas,” tambah Siti.
Kepala SMP Muhammadiyah 12 Grogol, Jakarta Barat, Yuliana Elly, menyambut baik kegiatan yang dilakukan FKG Usakti. Pihaknya berterimakasih terhadap dokter dari Universitas Trisakti dan orang tua murid yang antusia mengikuti penyuluhan. Beberapa di antaranya melakukannya pemeriksaan gigi, mulai dari gigi berlubang sampai membersihkan karang gigi.
Baca juga : Menteri Siti Ajak Insinyur Se-ASEAN Wujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
"Kami berharap kegiatan ini terus berjalan, sehingga orang tua bisa terus beraktivitas dan murid SMP Muhammadiyah 12 sehat. Sehingga bisa berprestasi," pungkasnya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya