Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
KPK Panggil Deputi Gubernur BI
Selain haji, kasus besar lain yang juga tengah diusut KPK adalah dugaan korupsi penyaluran dana corporate social responsibility (CSR) BI. Dalam kasus ini, KPK menduga dana CSR BI tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Kasus ini mencuat pertama kali, saat KPK menggeledah kantor Gubernur Bank Indonesia pertengahan Desember tahun 2024. Sejumlah anggota Komisi XI DPR periode 2019-2024 sudah dipanggil KPK sebagai saksi. KPK juga sudah menetapkan 2 tersangka dalam kasus tersebut. Namun, siapa dan apa latar belakang dari 2 tersangka itu, belum diumumkan KPK.
Baca juga : NasDem Yakin Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif
Terbaru, KPK memanggil Deputi Gubernur Bank Indonesia, Fillianingsih Hendarta hingga anggota DPR RI Ecky Awal Mucharam. “KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait penyaluran dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI),” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Kamis (18/6/2025).
KPK juga memanggil beberapa saksi lainnya. Dari Ketua Panja Pengeluaran Rencana Kerja dan Anggaran OJK Dolfie Othniel Frederic Palit dan karyawan swasta bernama Sahruldin. “Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK hari ini,” tutur Budi.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut, panggilan sebagai saksi untuk Filianingsih telah dikirim lembaganya. “Panggilan sudah dikirim, semoga sudah diterima dan siap hadir,” harapnya, Rabu (18/6/2025).
Baca juga : Polisi Telusuri Aliran Dana Dan Pemasok Alat
Kepala Divisi Relasi Lembaga Publik BI Puji Widodo ikut dipanggil KPK sebagai saksi, Rabu (18/6/2025). Usai diperiksa selama 5 jam, Puji mengaku tak mengurus koordinasi antara BI dengan DPR RI terkait CSR, terutama Komisi XI DPR.
“Saya nggak mengurus DPR. Hanya mengurus koordinasi Bank Indonesia dengan lembaga negara selain DPR RI,” katanya usai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/6/2025).
Mantan anggota Komisi XI DPR Satori yang diperiksa KPK di hari yang sama. Namun, dia enggan membeberkan detail pemeriksaan.
Baca juga : Pempus Belum Sumbang Dana Pilkada Ulang Pangkalpinang
“Hanya keterangan tambahan saja. Masih yang lama,” ujarnya sembari menegaskan, statusnya dalam kasus ini sebagai saksi. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya