Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Garuda Stop Seluruh Penerbangan Ke Doha, Imbas Eskalasi Konflik Di Timur Tengah
Selasa, 24 Juni 2025 21:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Garuda Indonesia menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Doha, Qatar. Keputusan ini diambil menyusul penutupan wilayah udara Qatar oleh otoritas setempat. Penutupan dilakukan karena kondisi geopolitik di Timur Tengah makin memanas.
Kebijakan penghentian ini berlaku mulai 24 Juni sampai 1 Juli 2025. Garuda menyebut keputusan ini sebagai langkah antisipatif.
“Guna memastikan keamanan dan keselamatan seluruh penumpang, kru, dan personel yang saat ini berada di wilayah terdampak,” ujar Direktur Operasi Garuda Indonesia, Tumpal M. Hutapea dalam keterangan tertulis, Selasa (24/6).
Baca juga : Tekan Penyebaran HIV Melalui Edukasi, Deteksi & Pengobatan
Sehari sebelum kebijakan ini diumumkan, Garuda sudah mengambil tindakan cepat. Penerbangan GA-900 rute Jakarta–Doha dialihkan ke Medan. Pesawat tersebut mendarat aman di Bandara Internasional Kualanamu pada 23 Juni pukul 04.22 WIB.
Penumpang yang sempat tertahan kemudian diberangkatkan kembali ke Jakarta. Pesawat lepas landas pada 24 Juni pukul 05.34 WIB dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 08.08 WIB.
Meski layanan ke Doha ditangguhkan, Garuda memastikan rute internasional lainnya tetap berjalan normal. Penerbangan ke Jeddah, Madinah, dan Amsterdam masih beroperasi seperti biasa.
Baca juga : Gelar Rakor, Kemko Polkam Bahas Pelindungan Data & Transaksi Elektronik Daerah
Maskapai pelat merah ini juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk Kedutaan Besar RI di Doha, otoritas penerbangan setempat, dan pemangku kepentingan lain di kawasan.
Garuda juga melakukan evaluasi harian terhadap rute dan operasional. Mereka mengaku siap menyesuaikan langkah kapan saja, bergantung pada situasi keamanan terbaru.
“Kami terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi,” kata Tumpal. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan akan mengutamakan keselamatan penumpang.
Baca juga : Senayan Cemas Kalau GoTo Dan Grab Merger
Garuda Indonesia juga berjanji akan menyampaikan informasi terbaru secara berkala. Baik lewat kanal resmi maupun pusat layanan pelanggan.
Penumpang yang ingin mendapat informasi terkini bisa menghubungi Garuda Indonesia Contact Center di 0804-1-807-807 atau (021) 2351 9999.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya