Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pagi Ini, Batik Air Siap Terbang ke Wuhan Untuk Evakuasi WNI
Sabtu, 1 Februari 2020 05:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pagi ini, pesawat Batik Air jenis Airbus A330 akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Wuhan, China. Pesawat dijadwalkan lepas landas pada pukul 06.00 WIB, dan diperkirakan tiba di Wuhan pada pukul 12.00 WIB.
Rencananya pesawat tersebut akan kembali dari Wuhan pada hari yang sama pada pukul 13.00 waktu setempat, dan akan mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam pukul 19.00 WIB.
Baca juga : Ini Dua Skenario Evakuasi WNI dari Wuhan...
Informasi ini termuat dalam surat permohonan izin charter flight bagi maskapai Batik Air, yang diteken oleh Direktur Utama Batik Air Capt. Achmad Lutfie pada 30 Januari 2020, seperti dikutip Antara, Jumat (31/1).
Total WNI yang berada di Kota Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran new coronavirus, dilaporkan berjumlah 243 orang. Mereka akan dievakuasi, menyusul kian maraknya wabah new coronavirus yang kini telah mendunia.
Baca juga : Jokowi Instruksikan Segera Evakuasi WNI di Hubei
Sejak pertama kali dilaporkan pada akhir Desember 2019, virus ini telah membikin 213 warga China daratan meregang nyawa, dalam total 9.783 kasus infeksi. Di seluruh dunia, virus ini dilaporkan telah menjangkiti 9.911 orang.
Dalam kasus ini, beberapa negara seperti AS, Jepang, dan Singapura telah lebih dulu memulangkan warganya dari China. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya