Dark/Light Mode

Setelah Digunakan Para Menteri, Gerindra Yakin Maung Bisa Jadi Mobil Nasional

Selasa, 28 Oktober 2025 06:40 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian. (Foto: Dok. Fraksi Gerindra DPR)
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian. (Foto: Dok. Fraksi Gerindra DPR)

 Sebelumnya 
Kehadiran Maung, kata Elnino, menjadi harapan besar bagi kemandirian industri otomotif Indonesia. Kata dia, selain berfungsi sebagai kendaraan operasional, Maung juga dapat menjadi simbol kebanggaan nasional, sekaligus tonggak menuju lahirnya mobil nasional yang sesungguhnya. 

“Dengan dukungan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia lokal, Maung berpotensi menjadi ikon industri otomotif yang mampu bersaing di pasar global,” jelasnya. 

Elnino menambahkan, pengembangan Maung sebagai mobil nasional juga akan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekosistem industri otomotif dalam negeri. Dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung pengembangan Maung, sebagaimana masyarakat Korea Selatan dan Jepang mendukung produk buatan negeri mereka. 

Baca juga : Mandiri Sukses Salurkan Kredit Hingga Rp 1.764 T

“Kira-kira seperti dukungan bangsa Korea Selatan kepada Samsung, Hyundai, dan KIA, atau bangsa Jepang kepada Mitsubishi, Toyota, Suzuki, Yamaha, Honda, Kubota, Kawasaki, dan lainnya,” tegasnya. 

Menurut Elnino, Maung mencerminkan semangat kemandirian dan kepercayaan diri bangsa. Dia optimistis, jika terus dikembangkan, Maung dapat menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di tingkat global. 

“Maung bisa menjadi bukti bahwa Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju dalam industri otomotif,” pungkas Ketua DPD Gerindra Gorontalo tersebut. 

Baca juga : Kerja Sama Dengan AS, RI Siap Jadi Poros Energi Dan Teknologi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto akan mewajibkan para menterinya menggunakan Maung Pindad, sebagai mobil dinas resmi. Prabowo meminta para pembantunya untuk tidak lagi menggunakan mobil jenis lain saat bertugas atau dipanggil ke Istana. 

Hal ini disampaikan Presiden saat memberikan arahan dalam sidang kabinet paripurna satu tahun pemerintahannya di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). 

“Dan sebentar lagi saudarasaudara semua harus pakai Maung. Saya nggak mau tahu, tuh. Mobil-mobil bagus dipakai kalau libur saja, ya. Pada saat saya nggak panggil kamu, bolehlah kamu pakai mobil itu,” kata Prabowo. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa siap mengalokasikan anggaran pengadaan mobil Maung buatan PT Pindad yang selama ini dipakai Presiden Prabowo Subianto untuk para pejabat negara. Realisasi pengadaan kendaraan dinas baru, kata Purbaya, bisa dilakukan setelah industri otomotif nasional siap memproduksi dalam jumlah memadai. 

Baca juga : Baju Bekas Di Pasar Senen Masih Rame Diburu Warga

“Tahun ini harusnya ada. Cuma, rupanya kapasitasnya belum cukup. Tergantung industrinya. Kalau saya kan, targetin uangnya aja. Uangnya ada,” jelas Purbaya di Jakarta, Jumat (24/10/2025). [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.