Dark/Light Mode

Pascabencana, 553 Pasar Rakyat Di Sumatera Kembali Beroperasi

Rabu, 11 Februari 2026 22:31 WIB
Foto: Tim Media Presiden
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan pasar-pasar rakyat di wilayah terdampak bencana di Sumatera mulai kembali beroperasi secara fungsional sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, reaktivasi pasar rakyat menjadi salah satu fokus utama dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Ekonomi pasar, sebagian besar sudah berjalan lancar. Sudah fungsional, ada yang belum maksimal,” kata Tito dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Jakarta, Rabu (11/2/2025).

Berdasarkan data pemantauan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) per 9 Februari 2026, sebanyak 465 pasar rakyat terdampak bencana di Provinsi Aceh telah kembali beroperasi. Pasar-pasar tersebut antara lain berada di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.

Baca juga : Menkes: Semua RS Terdampak Bencana Sumatera Sudah Beroperasi Lagi

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara tercatat 57 pasar rakyat telah beroperasi kembali. Adapun di Sumatera Barat, sebanyak 31 pasar rakyat juga telah kembali melayani aktivitas jual beli masyarakat.

Meski demikian, Tito mengakui masih terdapat sejumlah pasar yang aktivitasnya belum sepenuhnya optimal, terutama karena kendala akses dan infrastruktur pendukung.

Menurut dia, pemulihan pasar rakyat dilakukan seiring dengan perbaikan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, guna memastikan kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Berdasarkan pemantauan Satgas PRR per 8 Februari 2026, progres pembangunan jalan nasional dan jembatan nasional di tiga provinsi terdampak telah mencapai 100 persen.

Baca juga : Revitalisasi Rampung, PAG Pastikan Tangki LNG Arun Siap Beroperasi

Sementara itu, perbaikan jalan daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 91 persen.

Tito menyebut masih terdapat sejumlah kendala dalam pemulihan jembatan daerah serta jalan provinsi, kabupaten/kota, dan desa. Namun, pemerintah terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat penyelesaiannya.

“Sinergi dengan TNI/Polri dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar akses yang belum optimal bisa segera ditangani,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa akses transportasi, terutama jalan darat, menjadi faktor krusial dalam menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat.

Baca juga : Pascabencana Sumatera, WVI Bantu Warga: Paket Makanan Hingga Air Bersih

Selain reaktivasi pasar rakyat, pemerintah juga mendorong kebangkitan sektor ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah terdampak.

“Ekonomi harus dibangkitkan, mulai pasar, kemudian kafe, warung, UMKM, kedai, kemudian juga hotel, beberapa tempat. Kemudian akses, sangat penting sekali. Akses terutama jalan darat,” kata Tito.

Pemerintah berharap dengan beroperasinya kembali pasar rakyat serta membaiknya konektivitas, pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana di Sumatera dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.