Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hasil Survei Kemendikdasmen, MBG Tingkatkan Fokus Belajar Siswa
Jumat, 20 Februari 2026 07:50 WIB
Sebelumnya
Dalam sejumlah wawancara yang dilakukan Kemendikdasmen, sivitas akademika sekolah mengakui program MBG membangkitkan semangat belajar peserta didik.
Kepala SD Negeri 24 Rufei di Kota Sorong, Sientje Martentji Ajomi menyebut, kehadiran program tersebut memberikan energi positif bagi murid. Mereka lebih fokus di kelas, lebih aktif bertanya, dan lebih ceria sepanjang hari.
“Kami melihat perubahan besar dalam semangat belajar mereka. Harapan kami, program ini terus berlanjut guna melengkapi asupan gizi mereka,” ujar Ajomi.
Baca juga : Rupiah Dekati 17.000 Per Dolar, Gubernur BI Anggap Kemurahan
Senada dengan hasil survei, Adriana Hedmunrewa, seorang ayah sekaligus pelaku usaha di Desa Kaliwano, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), merasakan dampak positif MBG terhadap anaknya, Antonio Adrian Stefanus.
Menurut Adriana, sejak menerima MBG, Antonio menjadi lebih aktif dan rajin belajar. Untuk pelajaran matematika, yang sebelumnya harus selalu didampingi, kini ia sudah percaya diri belajar sendiri.
Adriana juga bercerita, anaknya kini memiliki kebiasaan belajar setiap malam sebelum tidur tanpa terganggu televisi. Perubahan tersebut berdampak pada peningkatan nilai akademiknya.
Baca juga : Usut Dugaan Korupsi POME, Kejagung Sita Enam Mobil
“Saya sempat lihat nilainya waktu terima rapor. Hanya satu mata pelajaran yang nilainya tujuh, selebihnya rata-rata delapan,” kata Adriana.
Ia berharap, program MBG terus dijalankan karena terbukti membawa perubahan positif. “Ada keuntungan buat kami yang tidak mampu memberi uang jajan anak. Biar tidak ada uang jajan, yang penting ada MBG,” ujarnya.
Dari sisi kajian ilmiah, Dewan Pakar Bidang Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Ikeu Tanziha menyampaikan, hasil penelitian korelasi antara MBG dan konsentrasi belajar siswa dari Aceh hingga Papua. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi yang lebih baik pada siswa penerima program.
Baca juga : Ketua PPP Jabar Daftarkan Gugatan Di PN Jakarta Pusat
Menurut Ikeu, peningkatan konsentrasi diukur menggunakan metode short-term memory. Temuan ini penting karena menjadi indikator positif terhadap potensi capaian pendidikan anak di masa depan.
“Program ini bukan sekadar memberi makan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesehatan, status gizi siswa, motivasi, konsentrasi, dan capaian prestasi siswa itu sendiri,” jelasnya, Selasa (30/7/2025).
Ia menambahkan, konsentrasi belajar dipengaruhi berbagai faktor seperti lingkungan belajar, kondisi psikologis, motivasi, serta asupan gizi. Nutrisi seperti protein, zat besi, dan omega-3 sangat dibutuhkan anak-anak untuk mendukung perkembangan fungsi otak dan memori. [BYU/MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya