Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Imbauan Kepala BNPB
Cegah Penularan COVID-19, Batasi Keramaian di Area Umum
Sabtu, 14 Maret 2020 11:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Beberapa pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk mencegah penularan COVID-19 dengan membatasi penumpukan masa di beberapa area publik.
Hal ini dilakukan sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pencegahan penularan virus COVID-19, COVID-19 ini bisa menular ketika seorang penderita COVID-19 batuk atau bersin yang melepaskan tetesan cairan.
Tetesan ini jatuh pada permukaan dan benda di dekatnya seperti meja, kursi atau pakaian bahkan langsung mengenai tubuh orang terdekat.
Orang bisa terinfeksi COVID-19 dengan tidak sengaja menyentuh benda yang terkontaminasi cairan tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.
Baca juga : Tekan Penyebaran Covid-19, PM Italia Keluarkan Dekrit Baru
WHO menganjurkan untuk menjaga jarak aman dengan orang lain ketika berada di fasilitas umum sekitar 1,5 hingga 2 meter.
Beberapa obyek wisata di dunia ditutup sementara waktu untuk membatasi kerumunan yang bisa dengan cepat menularkan COVID-19 ini, antara lain Tembok Besar Tiongkok di Tiongkok, Tokyo Disneyland di Jepang, Taman Rekreasi Legend Siam di Thailand, Museum Nasional Korea di Korea Selatan dan Museum Lovre di Perancis.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, akan menutup beberapa obyek wisata di DKI Jakarta untuk pembersihan dan mengurangi penumpukan masa,
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup obyek-obyek wisata yang yang dikelola oleh pemprov Jakarta selama dua pekan mulai 14 - 29 Maret 2020 dan meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor untuk 2 pekan ke depan. Hal ini dilakukan untuk pembersihan dengan cairan disinfektan serta mengurangi kerumunan masa.
Baca juga : Cegah Penularan Corona, Anies Tiadakan Car Free Day Dua Minggu
Selain itu diimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di tempat umum sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran COVID-19", ucap Anies.
Sementara itu Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo akan mengurangi berkumpulnya masa di tempat umum dengan menutup sejumlah obyek wisata, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ditiadakan.
Begitu pula dengan kegiatan-kegiatan yang akan mengumpulkan kerumunan ditunda dan menyiapkan tempat cuci tangan di mal, pasar dan lokasi strategis lainnya serta memyemprotkan cairan disinfektan dibeberapa fasilitas umum lainya sebagai langkah mencegah penyebaran COVID-19 di kota Solo.
Pembersihan beberapa obyek wisata ini sejalan dengan imbauan Kepala BNPB Doni Monardo pada saat meninjau kegiatan bersih-bersih di Stasiun Gambir, Kamis (12/3).
Baca juga : HKTI Ingatkan Kepala Daerah Lindungi Lahan Pertanian
" Kami mengimbau kepada pemerintah pusat dan daerah, swasta hingga keluarga di rumah untuk rutin membersihkan lingkungan masing-masing untuk mencegah penyebaran COVID-19", ungkap Doni. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya