Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pertamina Pastikan Stok BBM Di Aceh Aman, Warga Diminta Stop Panic Buying
Jumat, 6 Maret 2026 21:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Provinsi Aceh dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau untuk segera menghentikan perilaku panic buying atau pembelian secara berlebihan yang mengakibatkan antrean panjang dan kemacetan di sejumlah SPBU.
Sales Area Manager (SAM) Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, memastikan bahwa operasional penyaluran bahan bakar di lapangan tidak mengalami kendala apa pun.
"Alhamdulillah kondisi stok BBM di Aceh aman dan distribusi BBM ke SPBU juga lancar," tegas Misbah kepada RM.Id, Jumat (6/3).
Guna meredam kepanikan di tengah masyarakat, Misbah menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau ketat pergerakan stok dan menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah setempat.
Baca juga : Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman, Cadangan Di Atas 21 Hari
"Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kondisi stok di Fuel Terminal (Depot BBM) yang dalam kondisi aman," ungkap Misbah.
Lebih lanjut, Misbah menekankan bahwa sistem suplai Pertamina memiliki ketahanan yang kuat dan terstruktur untuk menjamin ketersediaan energi hingga ke pelosok daerah. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Kondisi stok BBM aman dan pengiriman BBM lancar, serta menjaga ketersediaan stok di SPBU untuk meredam kepanikan masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa, Pertamina adalah perusahaan energi terintegrasi (integrated energy company). Perusahaan plat merah ini punya rantai bisnis yang saling terhubung dan saling menguatkan, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadan & Idul Fitri
“Pertamina memastikan pasokan energi dapat terus disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk wilayah Aceh," tambahnya.
Sebelumnya, fenomena panic buying melanda sejumlah SPBU di Kota Banda Aceh, seperti di kawasan Lambhuk, pada Kamis (5/3). Ratusan kendaraan roda dua dan empat mengular dari pagi hingga malam hari.
Kepanikan warga Aceh ini rupanya dipicu oleh imbas eskalasi geopolitik global dan beredarnya isu krisis energi. Perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, serta penutupan Selat Hormuz, telah memicu lonjakan harga minyak dunia yang membuat masyarakat khawatir akan terganggunya pasokan.
Gelombang panic buying BBM ini juga melanda berbagai negara di dunia. Di Korea Selatan, harga bensin menyentuh level tertinggi dalam 29 bulan terakhir, memicu antrean kendaraan yang signifikan di SPBU. Kondisi serupa terjadi di Sri Lanka, di mana warga berbondong-bondong memborong BBM hingga polisi setempat harus turun tangan melarang penggunaan jeriken.
Baca juga : Pertamina Jaga Pasokan BBM Dan LPG Lewat Sistem Digital Hub
Kepanikan juga menjalar ke negara-negara Barat. Di Australia, pemerintah sampai harus meminta warganya tidak menimbun bahan bakar karena cadangan dipastikan aman.
Sementara di Inggris, antrean hingga 90 mobil dilaporkan terjadi di SPBU kota-kota besar seperti London, Manchester, dan Liverpool. Di Jerman, kekhawatiran masyarakat memicu antrean panjang di seluruh negeri seiring meroketnya harga bensin Super E10.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya