Dark/Light Mode

Barikade Gus Dur: Serangan AS-Israel Ke Iran Lukai Rasa Kemanusiaan

Sabtu, 7 Maret 2026 19:03 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Barisan Kader Gus Dur, Pasang Haro Rajagukguk. Foto: Barikade Gus Dur
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Barisan Kader Gus Dur, Pasang Haro Rajagukguk. Foto: Barikade Gus Dur

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Kader Gus Dur mengecam serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, khususnya yang menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Barisan Kader Gus Dur, Pasang Haro Rajagukguk, mengatakan serangan tersebut telah memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, konflik bersenjata yang menelan korban dari kalangan masyarakat sipil, khususnya anak-anak dan perempuan, tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Baca juga : Nuning Sebut Konflik AS-Israel Vs Iran Perang Hibrida, Ini Alasannya

“Perang yang menimbulkan penderitaan terhadap masyarakat sipil adalah bentuk kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi. Tindakan seperti ini jelas bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan,” ujar Pasang Haro kepada RM.id, Sabtu (7/3/2026).

Dia menegaskan, pihaknya menyampaikan sejumlah sikap resmi menyikapi eskalasi konflik yang terjadi akibat serangan tersebut. Pertama, Barisan Kader Gus Dur mengecam keras dan tegas tindakan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Kedua, mereka mendesak seluruh pihak yang terlibat konflik untuk segera menghentikan perang dan segala bentuk kekerasan guna mencegah jatuhnya korban kemanusiaan yang lebih besar.

Baca juga : Konflik Timur Tengah: Putin dan Presiden Iran Sepakat Jaga Kontak

Ketiga, Barisan Kader Gus Dur juga meminta negara-negara yang terlibat konflik maupun negara lain di dunia untuk menahan diri, termasuk dalam menyampaikan pernyataan yang berpotensi memperkeruh situasi.

Keempat, organisasi tersebut mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengambil sikap yang adil dan objektif terhadap konflik yang terjadi.

Selain itu, Pasang Haro juga meminta pemerintah Indonesia mempertimbangkan langkah tegas terkait posisi Indonesia dalam organisasi internasional tertentu.

Baca juga : Lawan AS & Israel, Iran Belum Minta Senjata Ke Rusia

“Barisan Kader Gus Dur meminta Republik Indonesia mengevaluasi keanggotaan di Board of Peace (BoP),” harapnya.

Dia berharap konflik yang terjadi tidak terus meluas dan dapat segera dihentikan melalui jalur diplomasi internasional.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi bangsa Indonesia serta seluruh bangsa di dunia dari dampak konflik dan peperangan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.