Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Berhasil Jaga Stabilitas Energi Dalam Negeri
Kalangan Golkar Sebut Bahlil Peredam Gejolak
Kamis, 16 April 2026 06:40 WIB
Sebelumnya
"Kebijakan tersebut semakin memperkuat alasan publik memberikan julukan “Pangeran Hormuz” kepada Bahlil," tuturnya.
Idrus menegaskan, kebijakan energi dalam negeri merupakan simbol bahwa Indonesia tidak tunduk pada tekanan global. Indonesia, kata dia, mampu mengelola risiko dan menjaga stabilitas.
"Di situlah publik melihat figur Bahlil sebagai representasi keberhasilan itu,” katanya.
Idrus menambahkan, julukan tersebut juga mencerminkan harapan publik agar Pemerintah konsisten menjaga ketahanan energi nasional. Dia mengatakan, kebijakan saat ini bukan akhir, melainkan awal dari kepercayaan publik yang harus dijaga.
Baca juga : Ancol Akan Reklamasi & Bangun Beach Club
"Saya yakin, dengan kepemimpinan seperti ini, Indonesia akan semakin kuat menghadapi tantangan global,” pungkas Idrus.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri bekerja keras memastikan pasokan energi nasional tetap aman di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu.
Menurut Sarmuji, konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran telah memberikan dampak signifikan terhadap pasar energi dunia. Dia mengatakan, konflik geopolitik di Timur Tengah telah memicu guncangan besar pada pasar energi dunia.
“Dalam kondisi seperti ini, Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia benar-benar bekerja keras, bahkan bisa dikatakan banting tulang, untuk memastikan Indonesia tetap aman dari ancaman krisis energi,” ujar Sarmuji dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Baca juga : Transformasi Industri 4.0 Dan Digital Makin Dikebut
Anggota Komisi VI DPR itu juga menyoroti kegagalan perundingan damai antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang tidak mencapai kesepakatan. Dia menilai, kegagalan tersebut semakin memperkeruh stabilitas energi global.
Sarmuji mengungkapkan, di tengah situasi tersebut, Bahlil Lahadalia yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar aktif melakukan lobi ke berbagai negara untuk mencari sumber energi alternatif.
“Dalam situasi normal saja, mencari sumber pasokan energi alternatif bukan hal mudah. Apalagi dalam kondisi global seperti sekarang, ketika banyak negara juga berebut sumber energi yang sama. Karena itu, langkah cepat pemerintah menjadi sangat krusial,” jelasnya.
Sarmuji menambahkan, Menteri ESDM telah melakukan pendekatan ke berbagai kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika, hingga negara-negara Afrika, termasuk Rusia, guna mengamankan stok energi nasional. Fraksi Partai Golkar, kata dia, akan mendukung penuh kebijakan Pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional.
Baca juga : Harga Plastik Naik, Biaya Hidup Ikut Lepas Landas
"Fraksi Partai Golkar akan mendorong percepatan diversifikasi energi serta penguatan ketahanan energi dalam negeri. Langkah strategis ini untuk memastikan Indonesia tidak terjebak dalam krisis energi global yang bisa berdampak luas terhadap ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya