Dark/Light Mode

Kebakaran Hotel Al-Hidayah Makkah, Jamaah Indonesia Aman

Sabtu, 6 Juni 2026 19:01 WIB
Kepala Daker Makkah, PPIH 2026, Ihsan Faisal. [Foto: Rusma/RM.id]
Kepala Daker Makkah, PPIH 2026, Ihsan Faisal. [Foto: Rusma/RM.id]

 Sebelumnya 
Menurut Ihsan, proses evakuasi juga harus dilakukan melalui tangga darurat karena sistem keselamatan gedung mengharuskan lift dimatikan ketika terjadi kebakaran. “Memang asapnya menyebar sampai ke Tower 6, 7, dan 8. Karena itu jamaah dievakuasi melalui jalur darurat sesuai SOP yang berlaku,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan proses pemadaman dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang tersisa. Sekitar pukul 20.00 WAS, situasi dinyatakan sepenuhnya aman setelah petugas memastikan seluruh titik api berhasil dipadamkan.

Baca juga : Menhaj Antar Kepulangan Perdana Jemaah Haji Indonesia

Setelah mendapat izin dari petugas keamanan dan pemadam kebakaran, jamaah yang sebelumnya dievakuasi kembali ke kamar masing-masing. Ihsan menuturkan, saat kejadian jumlah jamaah Indonesia yang menghuni kompleks Al-Hidayah sudah berkurang dibandingkan masa puncak haji.

Sejumlah kelompok terbang dari Embarkasi Banten, Padang, dan Banjarmasin telah lebih dahulu bertolak menuju Tanah Air sehingga tingkat hunian tidak lagi mencapai kapasitas penuh. Menjelang fase pemulangan jamaah, Ihsan juga mengingatkan seluruh penghuni hotel agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan elektronik di kamar.

Baca juga : Pemulangan Perdana Haji Indonesia Dimulai 1 Juni

Menurutnya, perangkat seperti pemanas air, pemanas nasi, pengisi daya telepon seluler, maupun alat elektronik lainnya sebaiknya segera dicabut dari sumber listrik setelah selesai digunakan.

“Kalau sudah tidak digunakan, lebih baik dicabut. Baik water heater, alat pemanas air, pemanas nasi, charger telepon seluler, maupun perangkat elektronik lainnya. Langkah sederhana ini penting untuk mengurangi risiko kebakaran,” ujarnya.

Baca juga : Armuzna Berakhir, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali Ke Makkah

Dia menambahkan, kondisi cuaca Makkah yang sangat panas turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran apabila penggunaan perangkat listrik tidak diawasi dengan baik. Karena itu, kewaspadaan seluruh jamaah menjadi faktor penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama berada di Tanah Suci.

Insiden di Al-Hidayah Tower tersebut pun berakhir tanpa korban jiwa maupun korban luka dari kalangan jamaah haji Indonesia. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.