Dark/Light Mode

SWA Media Group & LM FEB UI Tegaskan Pentingnya Human Performance Di Era AI

Kamis, 11 Juni 2026 13:06 WIB
Ajang tahunan The 17th Indonesia HR Excellence Conference & Awarding 2026. (Foto: Dok.SWA Media Group)
Ajang tahunan The 17th Indonesia HR Excellence Conference & Awarding 2026. (Foto: Dok.SWA Media Group)

RM.id  Rakyat Merdeka - SWA Media Group bersama Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) memberikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang unggul dalam ekosistem organisasi yang mampu memaksimalkan potensi manusia, di tengah akselerasi transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)

Group Chief Editor SWA Kemal Effendi Gani mengatakan, teknologi memang penting, artificial intelligence juga penting, tetapi yang paling menentukan tetaplah manusia. Manusia yang unggul, budaya yang kuat, dan kepemimpinan yang baik jauh lebih sulit direplikasi.

“Ketika AI berfokus pada peningkatan kemampuan manusia daripada menggantikannya, manusia tetap memiliki kekuatan untuk memperoleh nilai dari inovasi yang diciptakan,” katanya dalam ajang tahunan The 17th Indonesia HR Excellence Conference & Awarding 2026 bertajuk ‘Accelerating Sustainable Growth through Engineering Human Performance,’ di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Selama 17 tahun penyelenggaraannya, Indonesia HR Excellence telah menjadi ruang untuk menangkap perkembangan praktik pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

“Ajang ini memandang bahwa keunggulan fungsi human resources tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan organisasi dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Tema tahun ini menegaskan bahwa kinerja manusia tidak hanya dimaknai sebagai produktivitas individu, tetapi juga mencakup budaya kerja, kualitas kepemimpinan, hingga efektivitas sistem yang menopang proses kerja di dalam organisasi.

Baca juga : KOWANI Ingatkan Pentingnya Peran Perempuan Jaga Lingkungan Hidup

Senada dengan hal tersebut, Managing Director LM FEB UI Yasmine Nasution menilai, keunggulan kompetitif perusahaan dapat dibangun melalui tiga pendekatan, yakni market-based view, resource-based-view dan knowledge-based view.

Keunggulan tidak hanya berasal dari kepemilikan sumber daya manusia yang unik, tetapi juga dari kemampuan organisasi dalam mempertahankan dan mengelola pengetahuan.

“People bisa berubah dan berpindah, tetapi bagaimana knowledge tetap berada di dalam perusahaan akan menjadi pembeda utama dibandingkan organisasi lain,” ujar Yasmine.

Sementara itu, Vice Chairman SEAL AWS sekaligus anggota dewan juri Indonesia HR Excellence 2026 Priyantono Rudito menuturkan, implementasi strategi AI yang berpusat pada manusia tidak diukur dari seberapa jauh otomatisasi dilakukan.

“Human-centric AI harus mampu mengamplifikasi kemampuan manusia, mendistribusikan knowledge dan kapabilitas yang dibutuhkan ke seluruh organisasi, serta menciptakan ekosistem yang terus berkembang,”ujarnya.

Senior Vice President HC Strategy & Talent Management Bank Mandiri Handi Kurniawan menjelaskan, pengelolaan SDM saat ini tidak lagi cukup berfokus pada pengaturan tenaga kerja, melainkan harus diarahkan untuk membangun kapabilitas organisasi yang mampu menopang transformasi bisnis jangka panjang.

Baca juga : Jelang Wukuf, DPR Dorong Pengawasan Pelayanan Jemaah Di Armuzna

“Bank Mandiri melakukan investasi besar dalam pengembangan kapabilitas melalui pembaruan model kompetensi yang memetakan keterampilan saat ini, sekaligus keterampilan masa depan agar organisasi mampu mengantisipasi perubahan kebutuhan industri,” katanya.

Hal ini menurut Handi, dilakukan untuk memastikan seluruh insan perusahaan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan bisnis di masa mendatang.

Sementara itu, Associate Director People Partner & Development PT Great Giant Pineapple Adhi Hutama Habibi mengungkapkan, pendekatan gamification yang diterapkan perusahaan sebagai fondasi praktik pengelolaan SDM.

“Strategi tersebut diterapkan secara menyeluruh mulai dari proses menarik talenta, pengembangan karyawan, hingga pembentukan budaya kerja dan cara organisasi beroperasi,” katanya.

Untuk itu, pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 40 perusahaan mengikuti program Indonesia HR Excellence 2026. Penilaian dilakukan melalui lima kategori utama, yaitu Employer Branding and Talent Acquisition, Learning & Development and Knowledge Management, HR Digitization & People Analytics, Wellbeing Management, serta Reward Management & Talent Retention.

Sejumlah perusahaan yang berhasil meraih penghargaan pada kategori Employer Branding and Talent Acquisition antara lain BCA, Bank Mandiri, Amartha, Great Giant Foods, dan Huawei Tech Investment.

Baca juga : CEO Medco Power Tekankan Pentingnya Inovasi Saat Wisuda ke-48 ITPLN

Pada kategori Learning & Development and Knowledge Management, penghargaan diberikan kepada TechConnect, Semen Indonesia, Asian Bulk Logistics, DSN Group, Garuda Food, dan sejumlah perusahaan lainnya.

Di kategori HR Digitization & People Analytics, penghargaan diraih oleh HSBC, Triputra Agro Persada dan perusahaan lainnya. Sementara itu, kategori Wellbeing Management diberikan kepada Kapal Api Group, Perkebunan Nusantara III, dan sejumlah organisasi lain yang dinilai berhasil membangun program kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.

Adapun pada kategori Reward Management & Talent Retention, penghargaan diraih oleh PAM Jaya Jakarta Industrial Estate Pulogadung serta sejumlah perusahaan lain yang dinilai berhasil menerapkan strategi penghargaan dan retensi talenta secara efektif. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.