Dark/Light Mode

Enam Gunung Api Erupsi Serentak, Ini Penjelasan PVMBG

Minggu, 6 September 2026 16:28 WIB
Enam Gunung Api Erupsi Serentak, Ini Penjelasan PVMBG

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan fenomena enam gunung api di Indonesia yang erupsi secara bersamaan pada 31 Agustus 2026 murni merupakan dinamika vulkanik independen dan tidak saling memicu satu sama lain.

Enam gunung api yang mencatatkan aktivitas erupsi serentak tersebut meliputi Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, serta Gunung Sinabung di Sumatera Utara.

Baca juga : Waspada Abu Vulkanik, Dinkes DKI Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kepala PVMBG Badan Geologi, Rita Susilawati, menjelaskan bahwa letak geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) dengan 127 gunung api aktif memungkinkan terjadinya erupsi pada hari yang sama tanpa adanya keterikatan sistemik.

"Kalau bahasa sederhananya dapurnya itu masing-masing, dapurnya itu sendiri-sendiri, begitu ya, dan proses menuju erupsi antara satu gunung dengan gunung yang lainnya itu juga berbeda-beda. Kami tidak menemukan bukti adanya satu proses geologi yang memicu seluruh erupsi tersebut secara bersamaan di tanggal 31 Agustus," kata Rita di Kompleks Badan Geologi, Bandung.

Baca juga : Jakarta Terdampak Abu Krakatau, Pramono Anung Minta Warga Waspada 5M

Selain itu, Rita juga meluruskan persepsi publik terkait keterkaitan antara gempa bumi dan erupsi gunung api. Menurutnya, gempa tektonik tidak otomatis memicu erupsi gunung api kecuali terbukti melalui lonjakan data pemantauan internal, seperti aktivitas kegempaan dalam, deformasi tubuh gunung, hingga perubahan suhu dan pelepasan gas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.