Dark/Light Mode

Pak Jokowi, Pendukungmu Berubah Jadi Menyerangmu

Senin, 27 Juli 2020 07:13 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram)
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Satu per satu pendukung Presiden Jokowi di pilpres 2019 mulai berubah sikap. Mereka yang tadinya pecinta berat Jokowi kini berubah menjadi menyerang Jokowi. Kenapa mereka jadi begitu?

Pada Pilpres 2019, Jokowi tidak hanya didukung banyak parpol dan relawan, tapi mereka yang punya latar belakang akademisi, aktivis dan artis, juga masuk barisan pendukung militan Jokowi.

Baca juga : Basuki Ingin Sektor Petani Sulsel Jadi Penggerak Ekonomi

Siapa saja mereka? Pertama, Abdillah Toha. Pada pilpres lalu, pengamat politik yang juga mantan anggota DPR dari PAN ini masuk dalam golongan “fanatik jokowi”. Dukungannya terhadap jokowi sudah dilakukan sejak Pilpres 2014. Namun belakangan ini, Abdillah Toha getol mengritik Jokowi. Kritikan itu disampaikannya lewat akun Twitter miliknya, @aT_abdillahToha.

Salah satu yang paling keras dikritiknya terkait majunya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming di Pilkada Solo. Kritikan berlanjut terkait kasus buronan Djoko Tjandra.

Baca juga : Jokowi Resmi Bubarkan 18 Lembaga, Ini Daftarnya

Dia bilang, penegakan hukum di negeri ini makin gelap. Seorang buronan bisa melenggang di Ibukota sampai sekarang belum tertangkap. “Kalau apa yang disampaikan anggota DPR ini benar, negeri ini sakit parah dan harus masuk ICU,” tulisnya tadi malam, saat mengomentari pemaparan anggota Komisi III Benny K Harman yang menceritakan perjalanan Djoko Tjandra.

Dalam tulisan bertajuk “Ke Mana Jokowi akan Membawa Kita”, Abdillah menceritakan berbagai kekecewaan pada pemerintahan Jokowi. Mulai dari munculnya Perppu corona, lolos nya RUU Minerba, juga lahirnya Omni bus Law yang dianggapnya tidak mencerminkan kepentingan rakyat. Dan, banyak lagi yang dia sorot.

Baca juga : Ketemu Jokowi, Partai Gelora Dukung Pemerintah Atasi Covid-19

Dia berharap, dalam waktu dekat muncul tanda-tanda yang mengindikasikan langkah-langkah nyata dalam rangka mengoreksi semua itu. Kalau tidak? “Akan sangat sulit bagi orang seperti saya dan banyak pendukung lain untuk bertahan sebagai barisan pembela Jokowi,” tulisnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.