Dark/Light Mode

Lewat Listrik Gratis, Pemerintah Ringankan Beban Masyarakat Kurang Mampu

Rabu, 9 September 2020 10:24 WIB
Warga kurang mampu senang mendapat listrik gratis dari Pemerintah lewat PLN imbas Covid-19. (Dok: PLN)
Warga kurang mampu senang mendapat listrik gratis dari Pemerintah lewat PLN imbas Covid-19. (Dok: PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya pemerintah memberikan paket stimulus Covid-19, salah satunya dengan menggratiskan listrik bagi warga kurang mampu mendapat respon positif.

Martinah (56), Wanita yang tinggal di Kelurahan Siantan Hulu dan berprofesi sebagai petani ini mengucap syukur dan terima kasih kepada Pemerintah melalui PLN.

Berkat paket kebijakan stimulus Covid-19 tersebut, Martinah mengaku bebannya berkurang karena ada listrik gratis hingga bulan Desember mendatang.

Baca Juga : Jumlah Penabung Simpeda Tembus 7,2 Juta Nasabah

"Dimasa pandemi ini, saya banyak beraktifitas di rumah, mengingat usia saya yang tergolong rentan terhadap virus Corona. Otomatis penghasilan saya jauh berkurang. Syukurlah ada bantuan listrik gratis dari PLN, sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran saya," ungkap Martinah.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Asmah (43) warga jalan Karet, Kecamatan Pontianak Barat. Wanita paruh baya yang sehari-harinya membuat aneka penganan berbahan dasar singkong ini juga merasa terbantu atas stimulus Covid-19 yang diberikan Pemerintah.

"Listrik gratis untuk para pelaku UMKM seperti kami ini tentunya akan sangat membantu. Penghasilan dari usaha kecil-kecilan yang kami lakukan di rumah jauh berkurang dimasa pandemi ini, kami tidak bisa berjualan secara bebas dimanapun seperti saat sebelum pandemi," kata Asmah.

Baca Juga : Tertekan Sana-Sini, Rupiah Lemes

Sementara itu, menurut General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo, ada sekitar 448.124  pelanggan di Kalbar yang terdiri dari pelanggan bertarif Bisnis, Industri, dan Rumah Tangga  bersubsidi, daya 450 dan 900 VA di Kalbar yang berhak mendapatkan listrik gratis dan diskon potongan 50 persen dari Pemerintah hingga bulan Desember mendatang.

"Untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan  stimulus Covid-19 ini, rata-rata kami mengucurkan anggaran sekitar 22,6 milyar setiap bulannya. Dalam pelaksanaannya, kami lakukan upaya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk memastikan seluruh pelanggan yang masuk dalam daftar penerima stimulus benar-benar telah mendapatkannya," kata Ari.

Ari juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk mendukung kebijakan Pemerintah melaui pemberian stimulus Covid-19 guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu agar tetap eksis dan  bertahan ditengah pandemi yang masih melanda. [FAZ]