Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ini Twit Sejumlah Tokoh Atas Tertangkapnya Andi Arief
Ada Yang Prihatin, Ada Yang Nyukurin
Senin, 4 Maret 2019 19:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah tokoh bereaksi di Twitter atas tertangkapnya Andi Arief, yang mengonsumsi sabu. Ada yang prihatin, ada yang nyukurin. Salah satu yang berempati adalah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko.
“Apa sih nikmatnya narkoba, ndi? Bukankah lebih nikmat berdiskusi ide-ide besar buah pikir orang-orang besar & kita sendiri serta mewujudkannya dalam masyarakat? Kamu sudah memilih jalanmu dengan memilih jenis teman macam apa di sekitarmu. Sedih & moga-moga tuduhan itu tidak benar,” cuit Budiman dalam akun Twitternya, @budimansudjatmiko, Senin (4/3).
Andi dan Budiman, adalah kawan satu almamater di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Keduanya juga dikenal sebagai aktivis yang berani menentang rezim Orde Baru atau Orba.
Baca juga : BPN: Ini Musibah, Tapi Tak Ganggu Prabowo-Sandi
Budiman, yang kini merupakan influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pun melempar kenangannya ke 25 tahun lalu, saat dia dan Andi masih kuliah. “Bukan berujung begini, saat 25 tahun lalu kita berdebat di kost-kostan di Sendowo UGM. Saat kita merencanakan banyak hal besar untuk Indonesia kan? Aku berusaha tetap di jalanku, tapi kamu memilih teman-teman yang tak pernah bertaruh nyawa bersamamu. Mereka datang saat nikmat,” kisah Budiman.
Netizen pun ramai mengomentari cuitan Budiman Sudjatmiko itu. “Saya bukan fans mas Budiman. Tapi twit ini menurut saya indah,” puji @hasyimmah.
Ada juga yang mencuit, meski beda pilihan politik, tapi Budiman masih menganggap Andi teman baiknya. Budiman pun membalas cuitan itu.
Baca juga : Ada Yang Dukung Ada Yang Nyinyir
“Saya sedih tapi kagum jika ada teman mengambil langkah politik tertentu yang berani meskipun berlawanan. Tapi terjebak hal-hal seperti narkoba oleh teman membuat sebagian kepercayaan & harga diriku terluka,” balas Budiman.
“Kalau saya tak membaca tweet budiman, saya sudah menuliskan tarian tweet yang paling menghinakan. Semerah luka batin akibat kebrutalan politik kalian. Tapi tiba-tiba nalar menjadi lain, setelah baca tweet Budiman,” sambung akun @OneJride.
Budiman menjawabnya dengan sangat bijak. “Nggak ada gunanya juga menghina orang yang terpelanting. Bahkan jika kita sendiri yang membuatnya terpelanting, kita harus menolongnya untuk berjalan normal lagi,” balasnya.
Baca juga : Rumah Yang Hancur Akibat Tsunami Akan Dibangun Lagi
Budiman kemudian kembali menumpahkan penyesalannya terhadap Andi. “Jalan yang dulu kita lalui bersama itu adalah Jalan Pedang. Ia hanya layak dimahkotai kemenangan atau kekalahan karena keyakinan. Bukan oleh kekalahan karena kekonyolan. Bahkan juga tak pantas dimahkotai kemenangan karena kebetulan-kebetulan, Ndi..Kita tidak secengeng itu. Dulu..,” lanjut Budiman.
“Kita ditakdirkan untuk gugur saat datangnya musim gugur nantinya. Bukan menusuk-nusukkan duri sendiri ke mawarnya saat masih musim semi.”
Warganet kembali mengomentari. “Setelah baca thread ini, saya melihat pertemanan dan kekeluargaan memang tidak bisa dipisahkan hanya dengan pandangan dan pilihan politik. Mungkin cerita dari om @budimandjatmiko bisa saya jadikan pembelajaran pribadi ke depannya,” puji @muhhtaufan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya