Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Antisipasi Aksi Massa, Polri Terjunkan 2.500 Personel Brimob
Kamis, 8 Oktober 2020 12:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamanan terkait aksi massa menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta terus ditingkatkan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan ribuan pasukan Brimob dari luar daerah diperbantukan ke Jakarta untuk antisipasi keamanan. “Iya benar, kita sudah koordinasi dengan BKO (bawah kendali operasi) Brimob Nusantara. Total sebanyak 2.500 personel diperbantukan ke Jakarta untuk memback up Polda Metro Jaya dan 200 personel untuk back up Polda Jabar ya,” jelas Awi Setiono Kamis (8/10).
Baca juga : Antisipasi Aksi Massa, Polda Metro Kerahkan 9.346 Personel Gabungan
Ia menambahkan, pengamanan tetap dilakukan secara total dan melakukan pendekatan sebaik-baiknya ke peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya.
Polri juga mengimbau agar memperhatikan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini. “Tujuannya untuk kebaikan dan kesehatan bersama. Kita tahu semua, situasi saat ini (pandemi Covid-19). Kita tidak ingin ada klaster baru penyebaran virus ini di tengah aksi massa,” ungkap Setiono.
Baca juga : Antisipasi Mogok Buruh, Kapolri Terbitkan Telegram
Dari pesan berantai yang tersebar, akan ada aksi massa menuju Istana Presiden untuk menyampaikan aspirasinya terkait Omnibus Law Cipta Kerja hari ini, Kamis (8/10). Pengamanan pun ditingkatkan oleh Polri, khususnya Polda Metro Jaya. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya