Dark/Light Mode

Kembangkan Wirausahawan Muda, Kemenpora RI Gandeng Unissula Semarang

Senin, 2 Nopember 2020 16:46 WIB
Menpora Zainudin Amali membuka acara secara virtual. (Foto : Kemenpora)
Menpora Zainudin Amali membuka acara secara virtual. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemenpora RI menggandeng Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang untuk mengembangkan dunia kewirausahaan dengan menggelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda secara virtual, Senin (2/11).

Acara dibuka oleh Menpora RI Zainudin Amali. Kerja sama berbasis strategis pemuda di Perguruan Tinggi di bidang kewirausahaan sangat diperlukan guna menyongsong era Revolusi Industri 4.0 dan bonus demografi yang tak terelakkan.

Berita Terkait : Dukung Peningkatan Produksi Padi Kalbar, Kementan Salurkan Varietas Unggul Baru

Penyiapan para lulusan Unissula untuk tidak menjadi bingung dalam dunia kerja merupakan tujuan utama kerjasama. "Pengembangan kewirausahaan pemuda merupakan salah satu program prioritas Kemenpora RI, tujuan kerjasama ini agar para lulusan perguruan tinggi (salah satunya, Unissula) nantinya tidak sebagai pencari kerja tetapi penyedia lapangan kerja," tegas Menpora dalam pernyataan tertulisnya kepada media.

Dia juga memberikan apresiasi apa yang disampaikan Rektor Unissula Bedjo Santoso bahwa, pengembangan kewirausahaan dengan kemampuan digital bagi para mahasiswa dalam era sekarang Revolusi Industri 4.0.

Berita Terkait : Buka PPN 2020, Menpora Ajak Pemuda Bangkitkan Optimisme Masyarakat

"Saya apresiasi Unissula mewajibkan setiap lulusan melalui Laboratorium Enterpreneur Center sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan dunia kewirausahaan di kalangan mahasiswa," katanya.

Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat yang turut menghadiri kuliah kewirausahaan tersebut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan merubah orientasi para pemuda (mahasiswa) untuk berorientasi membangun usaha.

Berita Terkait : Kemenpora Kawal Penggunaan Dana Pelatnas Cabor

Langkah ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk terus meningkatkan prosentase penduduk yang menekuni dunia wirausaha yang secara data memang masih kecil bila dibandingkan dengan negara-negara maju.

"Data menyebutkan 80% lulusan orientasi menjadi pegawai pemerintah/swasta, 14% ke politik, dan lebih kurang 3-4% wirausaha. Kami Komisi X DPR RI sangat mendukung program Kemenpora RI ini untuk terus dikembangkan," katanya. [IPL]