Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Bagaimana tanggapan Gerindra? Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco juga terlihat kaget mengetahui koleganya ditangkap KPK. Dia langsung melapor kepada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto begitu mengetahui kabar penangkapan itu. apa arahan Prabowo? “Arahan dari Ketua Umum untuk menunggu perkembangan lebih lanjut informasi dari KPK,” kata Sufmi, di gedung DPR, Jakarta, kemarin.
Politisi Gerindra yang juga Wakil Dubernur DKi Jakarat, Ahmad Riza Patria juga sedih mendengar kabar rekan sepertinya ditangkap KPK. “Tentu kami prihatin,” kata Riza, di gedung DPRD DKi Jakarta, kemarin.
Ia menyebut keterangan lebih lanjut terkait dengan penangkapan Edhy akan dijelaskan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani.
Baca juga : Pendemi Corona Kerek Jumlah Pengangguran
Sekjen Majelis Ulama indonesia (MUi) Anwar Abbas ikut terkejut dan sedih. Kaget karena yang tertangkap adalah seorang menteri. “Juga menyedihkan karena ini suatu pertanda bahwa praktik korupsi di negeri ini benar-benar sudah luar biasa hebat, meluas dan ganasnya serta sudah seperti membudaya di dunia birokrasi,” ujar Anwar, kemarin.
Anwar tak habis pikir ada pejabat yang menumpuk kekayaan untuk sendiri di saat negerinya dilanda wabah Covid-19 dan butuh banyak uang untuk menolong orang sakit. “Apakah Mereka ini tak punya hati nurani?,” tanyanya.
Apresiasi KPK
Baca juga : Jokowi Sedih, Rakyat Sedih
Ada yang sedih dan kecewa, ada juga yang bangga terhadap KPK. Ekonom Senior Emil Salim mengapresiasi kinerja KPK. Kata dia, awalnya hanya NU dan Muhammadiyah yang menentang ekspor benih lobster. Lalu Koran Tempo gencar bongkar ekspor lobster lintas partai rusak habitat lobster. “Syukurlah KPK berani bertindak tangkap Menteri dari Partai Gerinda yang terlibat,” kicau @emilsalim2010.
Aktivis Indonesia Corruption Watch (iCW), Donal Fariz mengucapkan selamat kepada para penyidik KPK yang terus berjuang dan pantang menyerah. “Kami tahu persis betapa beratnya upaya yang dilakukan hari ini. Acuhkan saja buzzer yang kompak bernyanyi KPK tetap kuat di bawah Undang-Undang baru. Mereka cuma cari makan dengan mencuci dosa rezim,” kicau @ donalfariz.
Eks Jubir KPK, Febri Diansyah ikut mengacungkan jempol. “Kerja luar biasa. Hormat pada tim yang bisa melakukan dalam kondisi saat ini,” kicau @febri diansyah, kemarin. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.