Dark/Light Mode

Jumlah Kasus Corona Naik Terus, IDAI: Sekolah Tatap Muka Belum Aman

Rabu, 2 Desember 2020 22:18 WIB
Ilustrasi sekolah tatap muka di tengah pandemi corona. (Foto: Putu/Rakyat Merdeka
Ilustrasi sekolah tatap muka di tengah pandemi corona. (Foto: Putu/Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mulai memberlakukan transisi pembelajaran tatap muka di sekolah, Januari tahun depan. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menolak dibukanya pembelajaran tatap muka karena kasus positif Covid-19 masih tinggi.

“Sembilan kasus positif Covid-19 di tanah air adalah mereka yang berusia 0-18 tahun," tulis Ketua Umum IDAI Aman B. Pulungan dalam pernyataan resminya, Selasa (1/12).

Baca juga : Musuh Anies Pada Berisik

Berdasarkan data per 29 November 2020, lanjutnya, menunjukkan proporsi kematian anak karena Covid-19 dibandingkan dengan seluruh kasus kematian karena penyakit yang sama di seluruh Indonesia sebesar 3,2 persen. "Bahkan yang tertinggi di Asia Pasifik saat ini," sebutnya.

IDAI mengingatkan, tidak semua anak positif Covid-19 tak bergejala alias OTG. Mereka bisa menderita gejala berat dan sedang yang asimptomatik akan menjadi sumber penularan untuk orang sekitarnya.

Baca juga : Nadiem Dengerin Keluhan Emak-emak

Itulah sebabnya para dokter anak menilai pembukaan kembali sekolah mengandung risiko tinggi lonjakan kasus positif Covid-19. "Ketika protokol kesehatan dilanggar, baik sengaja maupun tidak, maka risiko penularan infeksi akan terjadi sangat tinggi," ujar dia.

Peningkatan jumlah kasus yang signifikan pasca pembukaan sekolah, dilaporkan di banyak negara. Misalnya Korea Selatan, Prancis dan Amerika Serikat. "Seluruh warga sekolah termasuk guru dan staf memiliki risiko yang sama untuk tertular dan menularkan virus Covid-19,” katanya.

Baca juga : Nadiem Izinkan Daerah Buka Sekolah Tatap Muka Lagi Tahun Depan

Menimbang dan memperhatikan panduan dari WHO, publikasi ilmiah, publikasi di media massa, dan data Covid-19 di Indonesia pada saat ini, IDAI memandang bahwa pembelajaran melalui sistem jarak jauh (PJJ) adalah hal yang lebih aman. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.