Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dukung Langkah KPK, Mensos Benarkan Anak Buahnya Kena OTT

Sabtu, 5 Desember 2020 13:24 WIB
Menteri Sosial Juliari Batubara (Foto: Kemensos)
Menteri Sosial Juliari Batubara (Foto: Kemensos)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial Juliari Batubara membenarkan kabar soal penangkapan terhadap pejabat Kementerian Sosial eselon III, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Betul, eselon III (diamankan KPK). Kami masih memonitor perkembangannya, saya kebetulan juga sedang di luar kota," kata Juliari, Sabtu (5/12).

Ia menegaskan, pihaknya akan mengikuti proses hukum di KPK terkait kasus tersebut. "Prinsipnya, kami menghormati dan mendukung proses yang sedang berlangsung di KPK," tandas Juliari.

Berita Terkait : Rerie Ingatkan Tetap Butuh Pencegahan Kerumunan

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan berita soal tertangkapnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Program Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian Sosial dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (4/12) malam sampai Sabtu (5/12) dini hari.

"Mulai Jumat (4/12) malam 23.00 sampai Sabtu (5/12) pukul 02.00 WIB, KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap PPK pada Program Bansos di Kemensos RI," ujar Ketua KPK Firli Bahuri lewat pesan singkat, Sabtu (5/12).

Pejabat Kemensos itu diduga telah menerima hadiah dari para vendor PBJ Bansos, terkait penanganan pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Cari Dukungan LPI, Jokowi Utus Menko Marves Dan Menteri BUMN Ke Jepang

Mereka yang diamankan dalam operasi senyap itu kini sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan ini.

"Tolong beri waktu kami bekerja dulu. Nanti pada saatnya, KPK akan memberikan penjelasan. Terima kasih," tutup Firli. [OKT]

Terpisah, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron juga mengaku belum dapat menerangkan soal OTT tersebut secara detil soal OTT itu. "Terkait siapa saja mereka, berapa barang bukti uang  OKT