Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Soal Kasus Asusila Di RSD Wisma Atlet
Ketua Satgas Covid: Kalau 1-2 Hari Ini Sudah Negatif, Semuanya Bakal Diserahkan Ke Kepolisian
Senin, 28 Desember 2020 17:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sangat menyesalkan terjadinya tindakan asusila sesama jenis, yang terjadi di RS Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.
"Saya ulangi lagi. Saya sangat menyesali perilaku seperti itu. Sama sekali tidak mencerminkan budaya bangsa kita," kata Doni usai menghadiri rapat koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat di Kodam III Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat, seperti dikutip Antara, Senin (28/12).
Baca juga : Kasus Konten Porno Di RS Darurat Wisma Atlet, Sudah Naik Ke Tahap Penyidikan
Doni memastikan, tim gabungan yang bertugas di RSD Wisma Atlet sudah menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah hukum. Namun, para pelakunya masih berada di RSD Wisma Atlet karena pertimbangan kesehatan. Salah satu pelaku, masih positif Covid. Sehingga, masih perlu dikarantina.
"Tapi, kalau satu dua hari ini sudah negatif, semuanya akan diserahkan ke kepolisian," kata Doni.
Baca juga : Rakyat Di Rumah Nggak Makan, Mereka Ke Luar Rumah Dibayar
Ditegaskan, pengawasan aktivitas para penghuni rumah sakit darurat itu akan terus ditingkatkan. Agar gerak-gerik mencurigakan dari para pasien maupun perawat yang bertugas di sana, bisa terpantau.
"Termasuk juga pembinaan rohani. Ini penting untuk mengingatkan kita semua, agar mengikuti ketentuan yang telah digariskan oleh agama masing-masing," papar Doni.
Baca juga : Ketua Satgas Covid-19: Hati-hati, Jangan Sampai Ada Lonjakan Corona
Kasus asusila sesama jenis yang melibatkan pasien dan oknum tenaga medis itu, kini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan. Meski belum ada penetapan tersangka. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya