Dark/Light Mode

Bereskan Kerusakan Infrastruktur Pasca Banjir Kalsel, Menteri PUPR Ditarget 3-4 Hari

Senin, 18 Januari 2021 16:31 WIB
Presiden Jokowi (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri) saat meninjau banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1). (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri) saat meninjau banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memberi tenggat waktu 3-4 hari kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, agar membereskan sejumlah kerusakan infrastruktur di Kalimantan Selatan, yang merupakan imbas bencana banjir, Senin (18/1).

"Saya hanya ingin memastikan ke lapangan. Yang pertama, mengenai kerusakan infrastruktur yang memang terjadi. Ada beberapa jembatan yang runtuh, seperti yang kita lihat di belakang ini. Ini juga salah satu jembatan yang runtuh akibat banjir," kata Jokowi saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Banjar, Senin (18/1).

Berita Terkait : Jokowi: Banjir Kalsel Terbesar Dalam 50 Tahun Terakhir

"Saya sudah minta kepada Menteri PUPR, agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan. Sehingga, mobilitas distribusi barang tidak terganggu," imbuhnya.

Poin kedua yang ditekankan Jokowi adalah soal evakuasi, yang menurutnya telah tertangani dengan baik. Serta poin ketiga, yang berkaitan dengan logistik untuk pengungsi.

Berita Terkait : Pemerintah Beri Perhatian Khusus Pada Banjir Kalsel

"Ini yang penting. Karena hampir 20 ribu masyarakat berada di dalam pengungsian. Tiga hal tadi yang penting untuk kita lihat, sehingga kekurangan-kekurangan yang ada bisa dibantu dari pemerintah pusat," tegasnya.

Tak ketinggalan, Jokowi mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam musibah banjir ini.

Baca Juga : Hotman Paris: Buzzer Yang Fitnah Produk AFC Bisa Kena UU ITE

"Terakhir, saya ingin menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan. Semoga, keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan," pungkasnya. [HES]