Dark/Light Mode

Nyanyi Sebelum Sidang Tuntutan Ujaran Kebencian

Dhani Dicaci, Juga Dibela

Selasa, 27 November 2018 15:42 WIB
Penyanyi Ahmad Dhani. (Foto: IG @ahmaddhaniprast)
Penyanyi Ahmad Dhani. (Foto: IG @ahmaddhaniprast)

 Sebelumnya 
Lanjut, Aku Kaya @AkuKaya18 mem¬berikan support kepada Dhani. “Sabar mas Dhani, rezim sekarang banyak akalnya dan bang Dhani harus sabar,” ucap dia menasihati dan disemangati oleh Endi supriyadi@Endisupriyadi83. “Maju terus sang pemberani @AHMADDHANIPRAST,” tegas dia. 

Dani Ramdhan @Daniramdhan29 mengatakan, penjara tak akan menjadikan mu hina, justru berbanggalah. Soekarno, Mandela, Fidel castro, Hugo Chaves, Ho Chi Min, juga pernah merasakan masa-masa ini, karena sikap kritis mereka yang tegas. Meraka mengalami pe¬murnian, jangan kendor! “Anda telah menjadi tokoh, selamat! Sejarah akan mencatat.” 

Baca juga : Sudah Tahu Isi Dakwaan Jaksa, Irwandi Copot Alat Bantu Dengar

Muhammad Abiyyu @abiyyu231299 meminta Dhani bersabar karena tahun depan  Indonesia akan mempunyai presiden baru. Nantinya, hukum akan berjalan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum bukan karena pesanan
 “Cuma bilang "Penista Agama Harus Diludahi Mukanya" aja sampe dituntut 2 tahun penjara. Ya bersabarlah bung Ahmad Dhani terhadap cobaan ini mereka punya hukum kita punya Allah Allahu Akbar,” dia menegaskan.

RomelaH? @Romelah_mel mengaku aneh dengan kasus hukum yang ada di Indonesia.
Yang melakukan ancaman pembunuhah umat Islam aman. Yang ancam bunuh presiden aman. Yang cuma teriak idiot langsung tersangka. Sontoloyo!

Baca juga : PMP Mau Dihidupkan, Kroni Soeharto Girang

Terakhir, adiet? @adiet_oy menduga kasus Dhani hanya pesanan karena satu persatu kubu oposisi diperiksa dan dipenjarakan, sedangkan kubu petahana tidak satu pun terproses. Umat Islam seluruh Indonesia meski bersatu terus perjuangkan kemenangan dan melengserkan kedholiman secara konstitusi. [REN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.