Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Menurut Nabil, Kiai Said bukan orang yang mencari jabatan. Kiai Said memiliki kegiatan yang sudah banyak publik ketahui, misalnya mengurus pesantren, Nahdlatul Ulama (NU), dan merawat umat.
"Kiprah Kiai Said tidak lagi diragukan, gagasan, dan pemikirannya juga ditunggu publik. Kiai Said merupakan manajer andal. Selama puluhan tahun, beliau mengabdi di NU dan pesantren. Beliau telah menjadi Ketua Umum PBNU selama dua periode, yang banyak membawa kemajuan dalam hal tata kelola dan manajerial," katanya.
Baca juga : Gaji Kiai Said Enggak Dikantongin Sendiri, Mau Disedekahkan Ke Santri
Selain itu, Kiai Said juga membentuk banyak kader profesional, intelektual muda, dan politisi muda, baik di internal NU maupun umat Muslim Indonesia secara luas.
Bagi yang mempertanyakan kapasitas untuk menjadi komisaris PT KAI, Nabil mengatakan Kiai Said juga sebelumnya menjadi komisaris di beberapa perusahaan. Menjadii komisaris perusahaan bukan hal yang baru baginya.
Baca juga : Partai Koalisi Desak Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras
"Beliau sangat paham tata kelola perusahaan, sekaligus tipikal manusia pembelajar, jadi tidak perlu dikhawatirkan dalam hal kapabilitas. Kiai Said juga berkomitmen menggerakkan ekonomi rakyat kecil. Beliau akan berpihak dan memperjuangkan aspirasi rakyat untuk ekonomi kewargaan melalui PT KAI," katanya.
Menurut Nabil, Kiai Said juga berkomitmen gaji sebagai Komisaris PT KAI akan digunakan untuk sedekah. "Kiai Said selama ini juga getol mengampanyekan filantropisme, di antaranya melalui NUCare-Lazisnu," ujarnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya