Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diangkat Jadi Komut PT KAI
Gaji Kiai Said Enggak Dikantongin Sendiri, Mau Disedekahkan Ke Santri
Kamis, 4 Maret 2021 14:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), K.H Said Aqil Siradj menyatakan, amanah yang diembannya sebagai Komisaris Utama akan dijalankannya dengan sebaik mungkin. Karena menurutnya, jabatan di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, adalah wujud pengabdiannya kepada negara.
"Di KAI ini adalah pengabdian kepada umat," kata kiai Said Aqil dalam keterangannya, Kamis (4/3).
Baca juga : Ahmad Yani Serahkan Ke Dewan Syuro
Apalagi kata Kiai Said Aqil, salah satu motor penggerak bisnis PT KAI adalah peran aktif para penggunanya yang mayoritas masyarakat kalangan menengah ke bawah.
"Karena mayoritas penggunanya rakyat menengah ke bawah," imbuhnya.
Baca juga : Budiman Dipuji Dan Diledek
Bahkan, Kiai Said menyatakan, seluruh gaji yang diterimanya dari PT KAI tidak akan dia kantongi sendiri. Seluruh gajinya bakal didonasikan kepada para santri yang kurang mampu secara finansial.
"Insya Allah salary, akan saya sedekahkan untuk anak-anak santri yang tidak mampu," ujar Ketua Umum PBNU ini.
Baca juga : Hunian RS Pasien Covid Naik, Masyarakat Harap Waspada!
Sebelumnya, Kiai Said Aqil ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT KAI Persero. Pengangkatan Kiai Said dilakukan dalam Rapat Usaha Pemegang Saham (RUPS) pada hari Rabu (3/3) siang kemarin.
Berikut adalah susunan Dewan Komisaris PT KAI (Persero): Kiai Said Aqil Siradj (Komut merangkap Komisaris Independen), Riza Primadi (Komisaris Independen), Rochadi (Komisaris Independen), Diah Nataliza (Komisaris) Chairul Anwar (Komisaris), Pungky Sumadi (Komisaris), Criss Kuntadi (Komisaris), dan Freddy Haris (Komisaris). [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya