Dark/Light Mode

Sempat Terkendala Masalah Rekening

Cair Hari Ini, Sebagian Insentif Petugas Contact Tracer

Selasa, 9 Maret 2021 14:37 WIB
Petugas kesehatan melakukan swab test kepada salah satu siswa Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Curug, Provinsi Banten, Sabtu (6/3). (Foto: Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)
Petugas kesehatan melakukan swab test kepada salah satu siswa Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Curug, Provinsi Banten, Sabtu (6/3). (Foto: Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)

 Sebelumnya 
Rekapitulasi alokasi anggaran petugas contact tracer untuk Januari 2021, mencapai Rp 33,43 miliar. Anggaran ini diperuntukkan bagi mereka yang berada di 10 provinsi, yaitu Provinsi Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Papua, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Barat, Bali dan Sulawesi Selatan.

Transfer anggaran sudah dilakukan, dan menunggu verifikasi akhir sebelum dilakukan transfer kepada sebanyak 6.000 petugas contact tracer. Verifikasi diterima pada hari ini dilanjutkan dengan transfer insentif melalui rekening para petugas.

Baca juga : Tekan Laju Covid, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021

Sebelumnya, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting menyampaikan, pembayaran insentif contact tracer  bersumber dari anggaran negara melalui Kementerian Keuangan.  BNPB yang membantu Satgas Penanganan Covid-19, berupaya tepat waktu untuk transfer insentif.

“Laporan keuangan proses anggaran untuk insentif juga sudah berada dalam tahap penghitungan, dan input ke Bank BRI,” ujarnya pada Senin (8/3).

Baca juga : Ketua Satgas: Tenang, Petugas Kita Waspada

Dalam penanganan pandemi di seluruh Indonesia, Satgas Penanganan Covid-19 mengerahkan lebih dari 6.000 petugas. Jumlah ini tersebar di wilayah baik di tingkat desa, kabupaten dan kota hingga di provinsi. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.