Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Setahun Penanganan Covid-19
Sudahi Saling Sikut, Sekarang Waktunya Saling Menguatkan
Rabu, 10 Maret 2021 05:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sudah setahun lebih pandemi Corona hinggap di Indonesia. Virus itu membuat semua sektor terpukul.
Evaluasi satu tahun penanganan pandemi Covid-19 diklaim membaik.
Menurut Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, pengalaman selama satu tahun menghadapi pandemi Corona, diawali kasus positif yang terus menanjak, sempat melandai dan kembali meningkat tajam. Bahkan, kasus kematian awalnya sulit dicegah.
Baca juga : Libur Isra Mi`raj Dan Nyepi, Dilarang Pergi Ke Luar Kota
“Akhirnya, seluruh elemen bangsa bahu membahu melakukan penanganan terbaiknya dan bergerak bersama untuk mewujudkan kolaborasi pentahelix,” ujar Wiku saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Senin (8/3), yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia.
Pihaknya juga mengapresiasi setiap pihak, baik dari pemerintah dan elemen masyarakat, yang bergerak bersama mewujudkan kolaborasi pentahelix dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.
Wiku mengatakan, melihat grafik perkembangannya, sejak Maret 2020 hingga Januari 2021, kasus positif mengalami tren peningkatan, kemudian menurun pada Februari 2021.
Baca juga : Catat Ya... Anggaran Posko Covid Desa Minimal 8 Persen
Dalam kenaikan kasus ini, trennya bervariasi tiap bulan. Seperti pada grafik 4 bulan pertama pandemi, ada kenaikan tajam hingga mencapai 70-90 persen.
“Masa-masa ini adalah masa di mana Indonesia dihadapkan pada pandemi yang terjadi secara tiba-tiba, dan pemerintah tengah berupaya melakukan percepatan penanganan semaksimal mungkin. Salah satunya, menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” jelasnya.
Perkembangan pandemi di tahun 2020, adanya masa libur panjang berdampak pada peningkatan kasus positif secara tajam. Datanya pada September 2020 dengan kenaikan sebesar 42,3 persen atau 45.895 kasus.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya