Dark/Light Mode

Perusahaannya Garap Proyek Rp 4 Triliun

Suami Puan Maharani Dapat Durian Runtuh

Rabu, 24 Maret 2021 07:10 WIB
Suami Ketua DPR RI Puan Maharani, Hapsoro Sukmonohadi atau lebih dikenal Happy Hapsoro. (Foto: Istimewa)
Suami Ketua DPR RI Puan Maharani, Hapsoro Sukmonohadi atau lebih dikenal Happy Hapsoro. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Dengan uang sebanyak itu, kedua perusahaan akan membangun Pipa sepanjang 352,43 kilometer. Lalu dibagi dalam sejumlah koridor. Yakni koridor Balam-Banglo-Dumai dan koridor Minas-Duri-Dumai.

Ruas ini akan dibagi menjadi 12 segmen dan station 3 segmen termasuk fasilitas pendukungnya. Pipa yang dibangun menuju pelabuhan Dumai, Riau itu berasal dari blok Rokan. Proyek ini adalah penugasan dari Pertamina kepada Pertagas.

Sampai tadi malam, Rakyat Merdeka belum mendapatkan konfirmasi dari Pertagas maupun PGAS terkait masuknya perusahaan suami Puan dalam kerjasama operasi pipa minyak bumi itu.

Baca juga : Pesawat Kargo Trigana Air Tergelincir Saat Mendarat Di Bandara Halim

Apa tanggapan PDIP? Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengaku tak tahu-menahu dengan proyek tersebut. Hasto malah belok bicara yang lain. Kata dia, saat ini, PDIP lagi fokus pada pendidikan politik, rekrutmen, kaderisasi dan advokasi rakyat. “Seperti penolakan impor beras,” sebut Hasto, ketika dikonfirmasi Rakyat Merdeka, tadi malam.

Di PDIP, tegas Hasto, tidak ada pembahasan terkait bisnis. Termasuk proyek pipa minyak bumi milik suami Puan itu. Karena oleh Undang-Undang Partai Politik, parpol dilarang berbisnis. “Kalau urusan bisnis, biarlah ikut mekanisme dan aturan bisnis,” terangnya.

Pengamat BUMN, Said Didu mengatakan, secara aturan tidak ada yang dilanggar oleh suami Puan dalam menggarap proyek pipa minyak bumi anak perusahaan BUMN. “Menurut saya, tidak ada aturan yang dilanggar, selama proses tendernya berjalan dengan benar,” kata Said Didu, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Baca juga : CIMB Niaga Patok Target KPR Dobel Digit

Meskipun proyek itu dikerjakan oleh keluarga pejabat, Didu bilang, tidak masalah. Sebab, aturan memang membolehkan. Jangankan keluarga, anggota DPR pun dibolehkan berbisnis.

“PNS yang dilarang. Makanya enak sekali jadi anggota DPR, konflik interest bisa saja terjadi. Tapi, saya tidak bisa mengatakan di situ ada konflik kepentingan,” kata eks Sekretaris Kementerian BUMN ini.

Di dunia maya, berita ini tentu saja bikin heboh. Ada yang kaget, curiga hingga berbaik sangka terkait “durian runtuh” yang diterima perusahaan milik suami Puan ini. “Seger banget! Saat susah gini, suami Puan dapat proyek Rp 4,2 Triliun buat bangun pipa gas,” kata akun @Socotra10603047. “Wow!” timpal akun @AbdRachim12. “Aseeeeekkkkkk.....yang penting....HAPPY.....,” sambung akun @ZardiArif. “Puan cuan,” balas akun @nugelo121.

Baca juga : Pos Indonesia Garap Pengiriman Kargo Bandara Kertajati

Sejumlah warganet menduga, proyek itu tak lepas dari posisi Puan sebagai orang nomor 1 di DPR dan petinggi PDIP. Akun @aoeliaRF misalnya, ngomong begini. “Enak banget yak... Rasa punya negara sendiri, bagi-bagi proyek juga secara kekeluargaan,” cuitnya. “Woow pak KPK dibantu donk awasin,” imbau @MYP46361953. “Mainannya gas ya. Hati2 di gas,” kata akun @PresidenKopi.

Namun akun @EkoPh18 bersikap bijak. “Itu hukum alam. Yang menang pemilu banyak dapat proyek. Yang penting tidak digelembungkan & dikorupsi,” ujarnya. “Happy Hapsoro emang udah pengusaha dari jaman-jaman bokapnya Pak Bambang Sukmonohadi. Susah juga kalau keluarganya pejabat pasti ada framing-framing miring,” timpal akun @KrisAlfiJosanta. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.