Dark/Light Mode

Tampil Di Forum Parlemen Dunia, Puan Maharani Bicara Pemulihan Pasca Pandemi

Selasa, 23 Februari 2021 17:50 WIB
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Ist)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan pentingnya kerja sama internasional untuk mengatasi pandemi Covid-19. Menurut Puan, kerja sama internasional sangat baik dilakukan di tengah berbagai tantangan global yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, kemiskinan dan kesenjangan sosial, ketimpangan gender, konflik dan perang, serta perkembangan teknologi informasi.  

"Pandemi global ini menyadarkan pentingnya kerja sama internasional dalam menangani masalah bersama ini. Saat ini  kerja sama internasional telah menjadi kepentingan nasional masing-masing negara," kata Puan dalam pertemuan virtual The Prepatory Committee of The Fifth World Conference of Speakers of Parliament (5WCSP) di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (22/2).  

Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini juga memandang, agenda 5WCSP kali ini diadakan pada saat yang tepat. Yakni di saat dunia menghadapi tantangan besar untuk mengatasi pandemi Covid-19. Menurutnya, acara ini akan menjadi forum yang bermanfaat untuk mempererat kemitraan global, dan memperkuat solidaritas bersama.  

Berita Terkait : Puan Dorong Kolaborasi Dan Sinergi Antar Pimpinan Parlemen Perempuan

Termasuk untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kepemimpinan parlemen untuk berkontribusi menangani pandemi, dan melakukan pemulihan pasca pandemi yang sejalan dengan pencapaian SDGs, perubahan iklim, dan pemberdayaan perempuan.

"Kerja sama internasional merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan sebagai upaya meneguhkan kembali komitmen kita akan prinsip multilateralisme yang menjunjung tinggi solidaritas dan kolaborasi," ujar pimpinan parlemen perempuan pertama di Indonesia itu.  

Pertemuan the World Conference of Speakers of Parliament diadakan setiap lima tahun dan merupakan pertemuan puncak Inter-Parliamentary Union (IPU). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama Parlemen dunia. 

Berita Terkait : DPR Ingatkan Polri Untuk Tetap Konsen Terhadap Kejahatan ITE

Pertemuan mendatang direncanakan diadakan di Wina, tanggal 6-9 September 2021. Selain pertemuan utama 5WCSP, pada kesempatan itu akan diadakan pula Summit of Women Speakers of Parliament (SWSP). Pertemuan dipimpin oleh Presiden IPU Duarte Pacheco dan dihadiri oleh 19 anggota Preeparatory Committee, yang merupakan Speaker dan Presiden Parlemen berbagai negara. Preparatory Committee ini bertugas menyiapkan pertemuan utama 5WCSP terkait substansi, tema, format, dan hasil pertemuan.  

Puan merupakan satu-satunya pimpinan Parlemen dari Asia Tenggara yang menjadi bagian dari Preparatory Committee. Pada pertemuan Preparatory Committee ini, Puan juga diminta untuk menyiapkan SWSP, bersama beberapa Pimpinan Parlemen perempuan lainnya.  

Terkait konferensi, Puan mengusulkan tema Kepemimpinan Parlemen dalam masa pemulihan pasca pandemi Covid-19’. "Tema ini akan memberikan pandangan ke depan bagaimana parlemen dapat berkontribusi dan menjadi bagian dari solusi penyelesaian pandemi Covid-19," pungkasnya. [FAQ]