Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tak Usah Pulkam Untuk Cegah Penyebaran Corona

Hikss... Sedih, Tapi Paham Kan Kenapa Mudik Dilarang

Minggu, 28 Maret 2021 05:05 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto : Istimewa).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Larangan mudik Lebaran 2021 diyakini dapat mencegah penyebaran virus Corona semakin meluas.

SatuanTugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mendukung penuh keputusan pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021. Keputusan itu untuk menghindari padatnya mobilitas masyarakat agar tidak terjadi kerumunan.

“Kerumunan akan meningkatkan penularan dan kasus Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Jumat (26/3).

Berita Terkait : Pondok Pesantren Di Jatim Siap Terima Vaksinasi AstraZeneca

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menggodok aturan teknis terkait larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. Satgas akan berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait untuk segera merampungkan aturan baru ini. “Masih dalam tahapan pem­bahasan ya,” kata Wiku.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, pihaknya segera mempersiapkan aturan tu­runan terkait pengendalian transportasi pada periode Idul Fitri 2021. Secara khusus berisi tentang pengaturan transportasi umum dan syarat perjalanan.

“Kemenhub akan mengawasi ketat, dengan meningkatkan segenap sumber daya agar semua protokol diterapkan dengan disiplin dan konsisten baik oleh operator transportasi maupun masyarakat calon penumpang,” ujar Adita.

Berita Terkait : Tenang, Bansos Tetap Diberikan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, secara teknis akan dikeluarkan aturan bagi masyarakat yang nekat mudik, baik dengan kendaraan pribadi maupun bus.

“Mereka akan diminta kembali ke daerah asal. Surat edaran ini sedang dipersiapkan,” kata Budi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, ke­bijakan larangan mudik mempertimbangkan risiko penularan Covid-19 yang masih tinggi. Namun, pemerintah tetap memberlakukan cuti bersama Idul Fitri.

Berita Terkait : Stok Vaksin RI Bisa Keganggu

“Cuti bersama Idul Fitri satu hari ada, tapi tidak boleh ada aktivitas mudik,” tandas Muhadjir.

Netizen menilai, pemerintah telah mengambil keputusan yang bijak. Kendati begitu, netizen sedih karena tidak bisa berkumpul dengan ke­luarga dan saudara di kampung halaman.
 Selanjutnya