Dark/Light Mode

Jelang Libur Paskah

Hindari Kerumunan Dengan Bijak Mengisi Masa Liburan

Senin, 29 Maret 2021 07:50 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: BNPB)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Libur Paskah tahun ini beriringan dengan libur akhir pekan. Ada potensi mobilitas dan kerumunan. Termasuk potensi penularan Covid-19.

SatuanTugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mengambil langkah antisipasi untuk mence gah kerumunan pada libur Paskah pekan depan. Libur Paskah jatuh pada Jum’at, yang disambung libur akhir pekan SabtuMinggu.

Baca juga : Digitalisasi Keuangan di Lingkungan Masjid

“Dimohon kerja sama dari masyarakat untuk tidak berkerumun di berbagai tempat mengisi hari libur. Terutama berbondong bon dong mendatangi tempat wisata,” pinta Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Kamis (25/3).

Wiku berharap, tidak terjadi kerumunan, mobilitas terkait perayaan hari raya umat Kristiani tersebut. Terutama, kerumunan di destinasidestinasi liburan.

Baca juga : Gibran, Semoga Tak Besar Kepala

Wiku meminta masyarakat mengisi liburan Hari Raya Paskah secara bijak. Tujuannya, agar masyarakat tidak terpapar virus Corona. Apalagi, pandemi belum berakhir dan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia sudah berjalan ke arah yang diharapkan.

“Akan jauh lebih menghabiskan waktu li buran di rumah saja,” saran Adjunct Professor di bidang Infectious Disease and Global Health oleh Tufts University itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.