Dewan Pers

Dark/Light Mode

Puasa Baru Besok, Sembako Naik Duluan

Mendag: Masih Wajar...

Senin, 12 April 2021 07:00 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (kedua kiri) berbincang dengan pedagang saat meninjau kebutuhan bahan pokok, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Kunjungan menteri perdagangan tersebut dalam rangka meninjau harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar jelang bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2021. (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (kedua kiri) berbincang dengan pedagang saat meninjau kebutuhan bahan pokok, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Kunjungan menteri perdagangan tersebut dalam rangka meninjau harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar jelang bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2021. (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Insya Allah, mulai besok (Selasa, 13/4), umat Islam akan mulai melaksanakan puasa Ramadan. Meskipun ibadah menahan haus, lapar dan hawa nafsu itu, baru dilaksanakan besok, tapi godaan yang memancing emosi sudah datang duluan, kenaikan harga sembako. Sabar...sabar...sabar!

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merinci kenaikan sembako itu seperti, daging ayam dari Rp 39 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 45 ribu per kg. Minyak goreng dari Rp 13.800 menjadi Rp 14.300. Begitu juga dengan telor ayam, dari Rp 22 ribu per kg menjadi Rp 24.500 per kg. Tak ketinggalan harga daging sapi, dari Rp 128 ribu per kg menjadi Rp 133 ribu per kg.

Ketua Umum Ikappi, Abdullah Mansuri menyebut, kenaikan harga sembako itu sudah terjadi seminggu sebelum Ramadan. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kenaikan ini akan terus bertahan hingga pekan pertama Ramadan, dan seminggu jelang Idul Fitri.

Berita Terkait : Tinjau Korban Banjir Bandang Di Lembata, Jokowi Dicurhatin BBM Mahal

“Kenaikan ini karena suplai dan demand. Kenaikan hampir pasti terjadi 10 tahun terakhir,” tuturnya, memberikan alasan kenaikan, di Jakarta, kemarin.

Informasi Pangan Jakarta melaporkan, harga sembako di Ibu Kota cenderung stabil. Ada jenis sembako yang naik, tapi ada juga yang turun. Yang naik, salah satunya harga beras. Untuk jenis IR II naik Rp 50 perak menjadi Rp 10.641 per kg, IR III naik Rp 13 perak menjadi Rp 9.647 per kg, dan beras premium naik Rp 57 perak menjadi Rp 12.438 per kg.

Selain itu, sejumlah jenis cabe di pasar tradisional juga mengalami sedikit kenaikan. Harga cabe merah keriting naik Rp 240 menjadi Rp 54.688 per kg, cabe merah besar naik Rp 240 menjadi Rp 60.285 per kg, dan cabe rawit merah naik Rp 330 menjadi Rp 80.777 per kg. Ketiga, bawang merah naik Rp 185 menjadi Rp 36.355 per kg. Keempat, ayam broiler naik Rp 436 menjadi Rp 41.095 per ekor. Kelima, telor ayam naik Rp 259 menjadi Rp 24.100 per kg.

Berita Terkait : Jamin Harga Sembako Aman, Mendag Harap Masyarakat Khusyuk Jalani Puasa

Keenam, gula pasir naik Rp 18 menjadi Rp 13.891 per kg. Ketujuh, tepung terigu naik Rp 1 persen menjadi Rp 8.086 per kg. Kedelapan, daging. Daging sapi has naik Rp 488 menjadi Rp 131.511 per kg, daging sapi murni naik Rp 256 menjadi Rp 127.065 per kg, dan daging kambing naik Rp 141 menjadi Rp 124.516 per kg.

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi masih menganggap wajar kenaikan sejumlah harga sembako. Menurutnya, kalau hanya di bawah 2 persen, maka itu sebagai dinamika pasar saja.

“Bisa karena hujan, dan faktor lainnya. Apalagi kan mau puasa, pasti orang belanja, persiapan agak banyak,” terang Lutfi, saat dihubungi Rakyat Merdeka, tadi malam.
 Selanjutnya