Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Disiapkan IPO Tahun Ini

Mitratel Dan PGE Bakal Kecipratan Dana Jumbo

Rabu, 21 April 2021 05:28 WIB
Kementerian BUMN menargetkan sepanjang 2021 ada dua anak usaha perusahaan pelat merah yang melakukan Initial Public Offering. (Foto : Antara)
Kementerian BUMN menargetkan sepanjang 2021 ada dua anak usaha perusahaan pelat merah yang melakukan Initial Public Offering. (Foto : Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membocorkan, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), akan melantai di bursa atau (Initial Public Offering/IPO).

Mitratel merupakan anak usa­ha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Sedangkan, PGE adalah anak usaha PT Pertamina. Kedua anak usaha BUMN itu disebut-sebut akan meraih penggalangan dana jumbo dari aksi IPO.

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansuri meyakini, IPO Mitratel mampu meraih dana sekitar 1 miliar dolar AS atau setara Rp 14,56 triliun, melalui stra­tegic partnership atau penawaran ke publik. Sementara IPO PGE dikabarkan akan bisa menggalang dana sekitar 500 juta dolar atau setara dengan Rp 7,2 triliun.

Baca juga : Kebijakan OJK Signifikan Kurangi Risiko Kredit Dan Stabilkan Sistem Keuangan

“Khusus untuk PGE, sebelum IPO rencananya akan peng­gabungan aset terlebih dahulu. Kami memastikan kesiapan dari sisi keuangannya,” jelas Pahala di Jakarta, Rabu (14/4).

Penggabungan aset geother­mal ini akan menyatukan aset tiga anak usaha BUMN yakni PT Pertamina Geothermal Energy, PT PLN Gas dan Geothermal, dan PT Geo Dipa Energy (Per­sero), mencakup aset yang ada di pengelolaan wilayah kerja geo­thermal sendiri, dan pembangkit yang terkait geothermal.

Mantan Bos BTN ini bilang, dengan IPO bisa menciptakan nilai tambah di pasar modal. Menurutnya, Indonesia memi­liki potensi sangat besar dalam pengembangan energi geother­mal karena memiliki instock capacity yang cukup besar.

Baca juga : Jokowi Ingatkan Gibran Cs Jabatan Adalah Kehormatan Dan Tanggung Jawab

“Target kami tetap, BUMN dan anak usahanya hingga 14 pe­rusahaan ditargetkan IPO hingga 4 tahun ke depan,” ujarnya.

Direktur Utama Telkom Indo­nesia, Ririek Adriansyah menga­takan, IPO Mitratel akan dilaku­kan akhir tahun. Saat ini proses persiapannya sedang dilakukan.

Senior Vice President Corpo­rate Communication and Inves­tor Relations Telkom, Ahmad Reza mengatakan, secara detail pihaknya belum bisa mengin­formasikan rencana tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan persiapan secara komprehensif.

Baca juga : Yang Bandel, Bakal Nginap Di Jeruji Besi

Timeline rencana ini diper­kirakan sekitar 12-18 bulan mendatang, dan tentunya tergan­tung juga kepada perkembangan bisnis dan pasar modal,” kata Reza kepada Rakyat Merdeka.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.