Dark/Light Mode

Saran IDI: Edukasi Prokes Lewat Khotbah Shalat Id

Rabu, 12 Mei 2021 17:59 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta para tokoh agama ikut memberi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19.

Caranya, dengan menyisipkan tema tentang cara melawan Covid-19 dalam ceramah keagamaan. Salah satunya, dalam khotbah shalat Idul Fitri alias Salat Id, besok.

"Saya mengimbau agar materi terkait protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 ini juga senantiasa disosialisasikan melalui khotbah Idul Fitri," jelas Ketua Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi, SpOT, dalam keterangannya, dikutip Rabu (12/5).

Berita Terkait : Telanjur Mudik, Gimana Caranya Minimalkan Risiko Covid?

Dia menyebut, edukasi tentang upaya melindungi diri dan menghadapi pandemi akan lebih mudah diterima masyarakat jika disampaikan oleh tokoh agama.

Apalagi, jika disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti. "Materi protokol kesehatan harus disosialisasikan di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Diingatkan Adib, protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M), merupakan cara yang ampuh untuk menahan laju penyebaran virus Covid-19.

Berita Terkait : Satgas: Zona Merah dan Oranye Wajib Shalat Id di Rumah

Tapi Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini melihat, masyarakat belum sepenuhnya menjalankan protokol kesehatan itu. "Mutasi virus Covid-19 bertambah dan masyarakat yang abai protokol kesehatan masih banyak," tuturnya.

Akibatnya, dalam dua bulan belakangan, mulai muncul klaster-klaster baru Covid-19. Mulai dari klaster kantor, klaster buka bersama, sampai klaster ibadah bersama. "Ditambah adanya momentum-momentum Idul Fitri, arus balik, mudik, serta mutasi Covid-19," ucap Adib.

Dengan berbagai faktor itu, dia pun mengingatkan potensi lonjakan kasus Corona usai Lebaran. Adib mewanti-wanti seluruh fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain-lain pasang kuda-kuda untuk menghadapi kemungkinan lonjakan kasus.

Berita Terkait : Anies Baswedan Anjurkan Masyarakat Salat Id di Tempat Terbuka

Perlu juga disiapkan dokter dan tenaga kesehatan, serta memastikan ketersediaan ventilator, obat-obatan, hingga Alat Pelindung Diri (APD).

"Siapkan tempat tidur, ruangan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus pasca libur hari raya ini sampai 1 sampai 2 bulan kedepannya," tegasnya. [JAR]