Dark/Light Mode

Sokong Kinerja Keuangan

BUMN Pangan Bidik Pasar Beras Premium

Minggu, 23 Mei 2021 05:28 WIB
Ilustrasi Beras Premium. (Foto : Istimewa).
Ilustrasi Beras Premium. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
“Jumlahnya masih sedikit karena dalam tahap pengem­bangan bisnis. Penjajakan beras dan gabah merupakan langkah restrukturisasi bisnis kami demi arus kas,” akunya saat rapat bersama Komisi IV DPR, di Jakarta, Rabu (19/5).

Sementara, Direktur Utama PT Pertani (Persero) Maryono mengungkapkan, produk beras premium yang dihasilkan perusahaan mulai masuk ke pasar modern dan kanal e-dagang di tahun ini.

Baca juga : Ketua KPK: Perlu Semangat Kebangkitan Nasional untuk Berantas Korupsi

Ia optimistis, beras premium yang diproduksi dapat berdaya saing karena perusahaan berhasil menaikkan rendemen dari 47 persen ke 52 persen sejak awal 2021. Efeknya, kata dia, harga pokok produksi turun dari Rp 11.000 per kilo gram (kg) men­jadi Rp 10.000 per kg.

Untuk diketahui, rendemen padi atau gabah adalah berat beras yang dihasilkan dari penggilingan Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 100 kg.

Baca juga : Selama Larangan Mudik, Penerbangan Di 52 Bandara Anjlok 65 Persen

“Langkah ini juga diambil untuk mengoptimalkan kapasi­tas produksi perusahaan yang mencapai 200.000 ton beras per tahun,” katanya.

Adapun hingga Selasa (18/5), penjualan beras premium peru­sahaan sejak awal 2021 telah mencapai 6.554 ton. Sementara jumlah penjualan beras premium sepanjang tahun lalu mencapai 28.265 ton.

Baca juga : Ini Dia Keunggulan Sarimi Puass Rasa Fried Chicken Ayam Krispi

Menanggapi ini, Direktur Eksekutif Institute for Develop­ment of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mema­hami, bahwa bisnis beras komer­sial bisa berdampak positif pada arus kas perusahaan.

“Karena harga jualnya lebih tinggi dan ada pasar tertentu yang disasar. Kebutuhan dan permintaannya pun jelas,” ungkapnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.