Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sokong Kinerja Keuangan
BUMN Pangan Bidik Pasar Beras Premium
Minggu, 23 Mei 2021 05:28 WIB
Sebelumnya
Untuk itu, ia tak heran, bila perusahaan pelat merah sektor pangan meminta adanya kenaikan porsi penyaluran beras PSO dan komersial 50-50 persen.
Dengan begitu, sambungnya, di tengah kondisi seperti sekarang ini perusahaan diharapkan mampu bertahan, sekaligus bisa tetap berkontribusi dalam memberikan deviden kepada negara.
Baca juga : Ketua KPK: Perlu Semangat Kebangkitan Nasional untuk Berantas Korupsi
“Ya, porsi alokasi ditambah, bagus juga untuk cash flow. Tapi jangan terlalu besar, saya dengar fifty-fifty. Takutnya tugas PSO ketinggalan,” ungkapnya.
Kendati memang diperlukan tambahan alokasi penyaluran beras premium, namun menurut Ahmad, perusahaan pelat merah tersebut diimbau tidak lupa dengan tugas utamanya, yakni menjaga cadangan beras pemerintah.
Baca juga : Selama Larangan Mudik, Penerbangan Di 52 Bandara Anjlok 65 Persen
Selain itu, sambungnya, segmen pasar beras komersial sudah lama dikuasai swasta. Artinya, kata dia, jika BUMN ingin bersaing, harus menguatkan jaringan distribusinya. Yakni tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di daerah.
Sejauh ini, ia melihat produk-produk Bulog ataupun BUMN pangan lainnya masih sangat terbatas alias sedikit di pasaran. Padahal, menurutnya, Bulog memiliki jalur distribusi dan gudang-gudang besar dengan kualitas produk yang bagus. Terutama di beberapa wilayah yang pangsa pasarnya belum sepenuhnya dikuasai swasta.
Baca juga : Ini Dia Keunggulan Sarimi Puass Rasa Fried Chicken Ayam Krispi
“Harusnya, itu bisa dimanfaatkan untuk masuk ke pasar beras premium. Swasta, jaringan retailer-nya sampai ke pasar tradisional. Bulog tidak sampai di situ, hanya di market (swalayan) besar. Butuh, value chain. Jadi sekarang mereka belum bisa berkompetisi,” tandasnya.
Untuk diketahui, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras menyebutkan, beras premium memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, serta kadar air dan butir patah masing-masing maksimal 14 persen dan 15 persen. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya