Dark/Light Mode

Survei Y-Publica: Puan Juara Di Bursa Cawapres

Rabu, 26 Mei 2021 15:59 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Instagram/puanmaharaniri)
Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Instagram/puanmaharaniri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam bursa capres, elektabilitas Ketua DPR Puan Maharani memang rendah. Tapi, di bursa cawapres, elektabilitas putri bungsu Megawati Soekarnoputri jempolan. Berdasarkan hasil survei Y-Publica, di bursa cawapres, Puan punya elektabilitas paling tinggi, yakni 16,2 persen.

"Di antara tokoh-tokoh yang kurang diunggulkan sebagai capres, Puan Maharani merupakan kandidat terkuat," kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono, seperti dikutip Antara, Rabu (26/6).

Daftar cawapres disusun Y-Publica dari nama-nama yang berada di luar empat besar yang merajai bursa capres. Jadi,  Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan, tidak dimasukkan dalam bursa cawapres.

Berita Terkait : Pengamat: Karier Politik Ganjar Di PDIP Sudah Di Ujung Tanduk

Di bawah Puan ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dengan elektabilitas 15,6 persen. Posisi tiga ditempati Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, dengan elektabilitas 10,1 persen.

Posisi empat sampai sembilan diisi Menteri BUMN Erick Thohir (8,8 persen), Menko Polhukam Mahfud MD (6,5 persen), Menteri Sosial Tri Rismaharini (3,9 persen), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (3,3 persen), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (2,8 persen), dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (1,6 persen). Sedangkan posisi sepuluh ditempati Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha (1,2 persen).

Survei Y-Publica dilakukan pada 1-10 Mei 2021 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error plus minus 2,89 persen, dengam tingkat kepercayaan 95 persen.

Berita Terkait : Kecam Agresi Israel, Puan Diapresiasi

Menurut Rudi, munculnya nama Puan cukup mengejutkan. Sebab, Ketua DPP PDIP itu mampu mengungguli tokoh-tokoh seperti Sandiaga Uno dan AHY yang kerap difavoritkan sebagai cawapres.

Rudi menganalisa, hal ini terjadi karena Puan memiliki karier politik cukup mumpuni. Diplot menjadi penerus dalam regenerasi PDIP, Puan telah teruji sebagai anggota DPR, Menteri Koordinator, dan kini menjabat Ketua DPR. "Puan bisa dibilang tokoh masa depan PDIP yang notabene adalah partai kuat dan berkuasa selama dua periode berturut-turut," ujarnya.

Sebagai politisi perempuan, Puan juha dinilai mampu membangun kharisma seperti halnya Megawati yang telah membesarkan PDIP. Dibandingkan dengan Sandi atau pun AHY, karier politik Puan pun jauh lebih panjang. Puan telah menjadi anggota DPR sejak 2004 dan meraih suara terbanyak di daerah pemilihannya di Jawa Tengah. Sedangkan Sandi dan AHY baru terjun ke politik ketika maju di Pilgub DKI 2017. [USU]