Dark/Light Mode

Hendardi: Memangnya Jabatan Ini Punya Nenek Lo...

Rabu, 2 Juni 2021 08:52 WIB
Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi (Foto: YouTube)
Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi (Foto: YouTube)

 Sebelumnya 
Menurutnya, isu tersebut bukan barang baru.

"Isu itu sejak lama ada. Sejak saya menjabat anggota Pansel KPK. Mereka mau bilang Pansel yang nyebut Taliban? Nggak ada. Kami nggak ada bilang begitu. Yang justru mengindikasikan itu ya mereka sendiri. Sehingga, isu ini berkembang di masyarakat," ungkap Hendardi.

Berita Terkait : TWK Sudah Sesuai Prosedur, Firli: Tak Ada Upaya Singkirkan Siapapun!

Pengembangan itu dilakukan antara lain dengan cara membawa persoalan ini ke PGI, untuk menegaskan bahwa mereka bukan Taliban dan sebagainya.

"Ini artinya, mereka mau mempolitisasi persoalan ketidaklulusan dengan persoalan agama. Atau ekstrimisme di dalam agama. Tidak ada urusannya," ujar Hendardi.

Berita Terkait : Moeldoko: Stop Energi Negatif Dan Perilaku Tak Konstruktif Terhadap KPK

Karena ini adalah Tes Wawasan Kebangsaan. Hendardi menilai, sangat sah kalau pertanyaannya berkorelasi ditanya dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Mengingat itu adalah organisasi terlarang.

"Jadi kalau jawabannya memungkinkan untuk digali, ya akan dikembangkan. Bahkan juga pertanyaan soal LGBT. Ini penting karena menyangkut subyektivitas kalau kita memeriksa orang. Apalagi, kalau dia penyidik. Jangan karena dia LGBT, kemudian kita bisa menyadap atau memperlakukan seenaknya," beber Hendardi.

Baca Juga : Mark Membagikan Dividen Tunai Rp 57,7 Miliar

"Sangat keliru kalau persoalan ini dibawa ke publik. Untuk apa sih bikin kampanye semacam ini ke publik. Apa motifnya? Saya juga menduga-duga. Tapi itu pasti ada," pungkasnya. [HES]