Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), menghentikan sementara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga daerah itu. Penyebabnya, daerah yang dikenal publik karena calon bupatinya yang menang dalam Pilkada 2020, Orient Riwu Kore, berkewarganegaraan Amerika Serikat, itu kehabisan stok vaksin.
Penjabat Bupati Sabu Raijua Doris Rihi menerangkan, vaksinasi dihentikan sementara karena masih menunggu pengiriman vaksin. Sedangkan dari sisi respons masyarakat, sangat baik.
"Proses pelaksanaan vaksinasi di daerah itu berjalan aman dan lancar. Tidak ada masalah karena warga tidak keberatan untuk memperoleh vaksinasi," katanya, Senin (7/6), seperti dikutip Antara.
Saat ini, lanjutnya, stok vaksin sedang kosong. Sehingga pelaksanaan vaksinasi belum dapat dilanjutkan.
Pemkab Sabu Raijua telah mengajukan permohonan penambahan stok dosis vaksin ke pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi. Dia berharap, vaksin untuk daerahnya dapat segera dikirim agar proses pelaksanaan vaksinasi dapat dilanjutkan.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT menunjukkan, hingga Rabu, (2/6), Kabupaten Sabu Raijua memiliki 342 kasus positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 306 orang sudah dinyatakan sembuh, 30 orang masih dirawat, dan enam orang meninggal dunia. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya