Dark/Light Mode

Dilarang Menimbun Vaksin Covid-19

Ayo Dong, Pemda Proaktif Genjot Vaksinasi Warganya

Kamis, 10 Juni 2021 05:38 WIB
Iustrasi. (Foto : Istimewa).
Iustrasi. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Akun @BersamaM4ju menegaskan larangan stok vaksin. Presiden Jokowi, kata dia, sudah meminta supaya setiap vaksin yang ada segera dipakai untuk masyarakat yang membutuh­kan.

“Lakukan vaksin untuk melindungi diri sendiri dan orang yang kita cintai,” saran @Humasrestubabar.

Rudatin menimpali. Kata dia, program vaksinasi yang masif tergantung pada sup­ply vaksin dari pemerintah pusat. Termasuk juga tergantung pada kecepatan serta keceka­tan kinerja aparat Pemda yang melaksanakan vaksinasi.

Berita Terkait : Puan Minta Forkopimda Sulut Gencar Ajak Warga Ikut Vaksinasi

“Terbentuknya herd immunity harus didu­kung ketersediaan stok vaksin dan kerja keras seluruh komponen bangsa dan Pemda setem­pat,” sambung @triwul82.

Akun @humas_jogya menekankan, vaksin berperan menumbuhkan imunitas atau keke­balan terhadap virus. Sehingga, ketika terkena infeksi akibatnya tidak fatal atau hanya berge­jala ringan.

“Di dunia, belakangan jelas menunjukkan bahwa negara-negara yang vaksinasinya sukses berhasil menyetop laju pandemi. Yang kasus hariannya masih banyak, negara-negara yang lambat vaksinasinya,” kata @ngabdul.

Berita Terkait : Uji Tahap Ketiga, Zifivax Harap Bisa Dukung Program Vaksinasi Nasional

Bagi yang sudah divaksin, akun @nt­toni mengingatkan, tetap disiplin protokol kesehatan. Yaitu, memakai masker, selalu jaga jarak dan jangan lupa cuci tangan pakai sabun.

“Maskernya dipakai untuk nutupi mulut dan hidung,” saran @nttoni.

Sementara, @maulyani menilai, banyak orang tidak paham dengan tata kelola pemerin­tahan, ada pembagian kewenangan antara pusat dan daerah. Khusus untuk vaksin dan vaksinasi Covid-19 diatur dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021. “Jadi, Pemda tidak bisa jalan sendiri,” kata dia. [TIF]