Dark/Light Mode

Bisnis Masih Lesu

Pengusaha Cemas Ada PSBB Lagi

Minggu, 20 Juni 2021 07:40 WIB
Ilustrasi pusat perbelanjaan (Foto : PIXABAY-hpgruesen).
Ilustrasi pusat perbelanjaan (Foto : PIXABAY-hpgruesen).

 Sebelumnya 
Menurutnya, pusat perbe­lanjaan salah satu bisnis yang terdampak paling dalam jika ada pembatasan. Tahun lalu, saat PSBB, kunjungan mall hanya 40 persen dari total kapasitas.

Alphonzus melihat, skenario terburuk jika terjadi PSBB ketat dampaknya akan langsung menurunkan tingkat kunjungan mall secara tajam dan berimbas ke pendapatan. Pada akhirnya akan berdampak kepada per­ekonomian Indonesia secara menyeluruh.

Dia berharap tidak adanya tambahan pembatasan. Walau­pun dalam aturan terbaru untuk daerah zona merah, harus me­nyelenggarakan kegiatan bekerja dari rumah (Work From Home/ WFH) hingga 75 persen.

Baca juga : Menaker Minta Pengusaha dan Pekerja Perkuat LKS Tripnas

Hal ini akan berdampak pada kegiatan bisnis yang selama ini berkaitan dengan aktivitas kantor, seperti mall dan restoran. Imbas­nya, kunjungan mall juga akan menipis walaupun hanya sedikit.

Alphonzus mengaku belum bisa memprediksi secara pasti dampaknya akan signifikan terhadap kunjungan mall di beberapa tempat seperti pusat bisnis, antara lain SCBD Sudirman, yang berada di kelurahan Senayan tapi tidak tinggi angka positif covid- 19. Begitu juga kawasan Mega Kuningan, yang berada di kelu­rahan Kuningan Timur.

“Paling tidak ya turun 30 persenan, untuk mall yang dekat perkantoran dan yang berada di kawasan zona merah,” tuturnya.

Baca juga : Kasus Nurdin Abdullah, KPK Panggil Lagi Pengusaha Alkes Imelda Obey

Dia menegaskan, pemerintah harus segera memastikan dan menegakkan pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten agar peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 dapat terkendali.

Dirinya mengingatkan, sejak sebelum Idul Fitri 2021, pusat perbelanjaan sudah konsis­ten menjalankan protokol kesehatan.

Alphonzus juga menegaskan, tidak ada lonjakan jumlah kasus positif yang disebabkan pusat perbelanjaan. Anggota asosiasi berkomitmen menerapkan pro­tokol kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten menjadi­kan pusat perbelanjaan sebagai fasilitas yang aman dan sehat untuk dikunjungi. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.