Dark/Light Mode

Lindungi Pekerja Dan Pelanggan

33 Ribu Pegawai KAI Telah Divaksin Covid

Minggu, 20 Juni 2021 07:25 WIB
Salah satu karyawan PT KAI yang divaksinasi Covid-19. (Foto : PT KAI)
Salah satu karyawan PT KAI yang divaksinasi Covid-19. (Foto : PT KAI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah memvaksinasi 33 ribu pegawai atau 73 persen dari keseluruhan pegawai beserta anak usahanya.

Vice President (VP) Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pemberian vaksin Covid-19 kepada pegawai KAI ini penting dilakukan untuk mendukung program pemerin­tah. Khususnya dalam rangka melindungi pekerja dan ma­syarakat pengguna transportasi publik dari Covid-19.

Dengan pergerakan dan interaksi yang tinggi, layanan transportasi publik mendapatkan perhatian khusus pemerintah. Kamis (17/6), Presiden Jokowi meninjau langsung proses pelayanan vaksin di Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Berita Terkait : 33 Ribu Pegawai KAI Sudah Divaksin, Naik Kereta Makin Aman

“Vaksinasi yang dilakukan kepada petugas KAI dilakukan dalam rangka melindungi pekerja dan para pelanggan KAI dari Covid-19,” ujar Joni, melalui siaran pers, Jumat (18/6).

Joni menjelaskan, pihaknya mengutamakan vaksinasi ke­pada para frontliner karena lang­sung melayani para pelanggan setiap harinya.

Serta beberapa pekerjaan seperti Petugas Stasiun, Pramugari, Petugas Keamanan dan Kondektur yang diutamakan mendapatkan vaksin Covid-19.

Berita Terkait : Kendalikan Covid-19 Bukan Cuma Teori, Harus Ada Aksi

KAI akan terus berkoordi­nasi secara intensif dengan ber­bagai pihak terkait untuk dapat meningkatkan jumlah pegawai KAI yang mendapatkan vaksin Covid-19.

Sebab, menurutnya, KAI berkomitmen terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada berbagai layanannya.

“Masyarakat tidak perlu ragu menggunakan Kereta Api dalam rangka mendukung mobilitasnya di masa pandemi Covid-19,” tutup Joni. [IMA]