Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lindungi Pekerja Dan Pelanggan
33 Ribu Pegawai KAI Telah Divaksin Covid
Minggu, 20 Juni 2021 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah memvaksinasi 33 ribu pegawai atau 73 persen dari keseluruhan pegawai beserta anak usahanya.
Vice President (VP) Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pemberian vaksin Covid-19 kepada pegawai KAI ini penting dilakukan untuk mendukung program pemerintah. Khususnya dalam rangka melindungi pekerja dan masyarakat pengguna transportasi publik dari Covid-19.
Dengan pergerakan dan interaksi yang tinggi, layanan transportasi publik mendapatkan perhatian khusus pemerintah. Kamis (17/6), Presiden Jokowi meninjau langsung proses pelayanan vaksin di Stasiun Bogor, Jawa Barat.
Baca juga : Habis Kunjungi Kudus Dan Bangkalan, Jubir Satgas Wiku Adisasmito Terpapar Covid
“Vaksinasi yang dilakukan kepada petugas KAI dilakukan dalam rangka melindungi pekerja dan para pelanggan KAI dari Covid-19,” ujar Joni, melalui siaran pers, Jumat (18/6).
Joni menjelaskan, pihaknya mengutamakan vaksinasi kepada para frontliner karena langsung melayani para pelanggan setiap harinya.
Serta beberapa pekerjaan seperti Petugas Stasiun, Pramugari, Petugas Keamanan dan Kondektur yang diutamakan mendapatkan vaksin Covid-19.
Baca juga : 33 Ribu Pegawai KAI Sudah Divaksin, Naik Kereta Makin Aman
KAI akan terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait untuk dapat meningkatkan jumlah pegawai KAI yang mendapatkan vaksin Covid-19.
Sebab, menurutnya, KAI berkomitmen terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada berbagai layanannya.
“Masyarakat tidak perlu ragu menggunakan Kereta Api dalam rangka mendukung mobilitasnya di masa pandemi Covid-19,” tutup Joni. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya