Dark/Light Mode

Tembus 1.000 Peserta

Erick Thohir Hingga Sandiaga Uno Hadir Di Simposium Internasional PPID Ke-13

Rabu, 4 Agustus 2021 18:03 WIB
Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) yang ke-13 yag digelar secara daring. (Foto: Dok. Pandi)
Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) yang ke-13 yag digelar secara daring. (Foto: Dok. Pandi)

 Sebelumnya 
Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Yudho Giri Sucahyo turut mengisi acara penutupan simposium ini. Yudho menyampaikan materi mengenai Shaping the Future: The Prospect of Digitalization in the Golden Era 2045”. Faktanya, dari tahun-tahun sebelumnya, PANDI sudah berkolaborasi dengan PPID terkait website PPID.

Yudho mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar komunitas literasi digital Indonesia, tinggal rekan-rekan PPI mau jadi penonton saja atau mau menjadi pemain.

Baca juga : Pemerintah Bakal Bangun TC Olahraga Berstandar Internasional

"Indonesia butuh Achmad Zaky baru, butuh Nadiem Makarim baru, butuh Ferry Unardy baru. Perkembangan IT Indonesia belum ada apa-apanya tapi masih ada masa depan.Kita hidup masih di dalam 1001 masalah,tapi bagaimana kita pecahkan masalah-masalah ini dengan benar?” ujar Yudho.

Yudho berpesan kepada para mahasiswa jangan pernah lelah mencintai negeri ini. "Di sisi lain kita tidak bisa dilepaskan dari kita (Indonesia), karena ada istilah data is new oil,” ujarnya. 

Baca juga : Kolaborasi Moon Chicken by Hangry dan Samyang Green Hadirkan Citarasa ala Korea

Acara dilanjut dengan dua talkshow bersama mahasiswa-mahasiswa dari United Kingdom Devi dan Hanif dengan judul “Dream Campus”, kemudian Menteri BUMN Erick Thohir dengan mengangkat tema “Kesiapan BUMN dalam Menghadapi Era Artificial Intelligence.”

Di akhir acara, panitia juga bagi-bagi doorprize hingga grandprize yang totalnya mencapai 25 juta dengan dukungan sponsor-sponsor yang mendukung terlaksananya Simposium Internasional PPID ke-13 ini, berupa laptop, printer, dan voucher terbang.

Baca juga : Menteri Erick Tunjuk Nina Sulistyowati Jadi Dirut PPI

Penutupan simposium ini juga menampilkan beberapa penampilan dari Sanggar Khatulistiwa, mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Malaysia dengan bernyanyi virtual, juga menampilkan tari daerah Bali, dan ditutup oleh musisi profesional Ardhito Pramono dengan membawakan beberapa lagu fenomenalnya seperti “Bitter love”. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.