Dewan Pers

Dark/Light Mode

Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Lengah Sebentar Saja, Negara Maju Pun Langsung Menderita

Jumat, 27 Agustus 2021 06:10 WIB
Kepala BNPB Ganip Warsito melakukan wawancara singkat dengan media di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu (26/5/2021). (Foto : Istimewa).
Kepala BNPB Ganip Warsito melakukan wawancara singkat dengan media di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu (26/5/2021). (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Jangan terlena dengan penurunan kasus Covid-19 dan tingginya vaksinasi di Indonesia. Sebab, saat ini sejumlah negara justru mengalami gelombang ketiga Covid-19. Tetaplah disiplin protokol kesehatan (prokes).

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengajak masyarakat belajar dari sejumlah negara di dunia. Saat ini, negara-negara di dunia tengah mengalami gelombang ketiga Covid-19.

“Padahal, negara-negara tersebut telah melakukan cakupan vaksinasi yang tinggi,” ujar Ganip dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (25/8).

Ganip membeberkan contoh-contoh negara yang tengah mengalami gelombang ketiga Covid-19. Dia mengambil data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Yaitu, Israel dengan vaksinasi 63 persen, Inggris dengan vaksinasi 61 persen dan Amerika Serikat dengan 51 persen.

Berita Terkait : Mau Aktivitas Di Luar Rumah, Baca Ini Dulu...

“Saat ini (mereka) mengalami gelombang ketiga,” kata Ganip.

Menurut dia, salah satu penyebab negara-negara tersebut mengalami gelombang ketiga Covid-19 karena melakukan pengendoran prokes. Khususnya penggunaan masker.

Ganip menegaskan, disiplin prokes khususnya penggunaan masker bisa mencegah terjadinya potensi penularan Covid-19. Masker adalah bentuk proteksi diri yang paling sederhana dan mudah dilakukan untuk menjaga diri sendiri dan orang yang lain dari paparan Covid-19.

“Memakai masker harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan konsistensi.” tegasnya.

Berita Terkait : Yang Masih Sakit, Tetap Semangat Yang Sembuh, Tetap Jaga Prokes

Wali Kota Bogor Bima Arya mewanti-wanti warganya tetap patuh terhadap prokes. Menurutnya, gelombang ketiga Covid-19 sangat mungkin terjadi jika prokes tidak dijalankan.

“Kita sudah melewati gelombang kedua ya, dan kita bertahan menjaga ini agar tidak ada gelombang ketiga,” kata Bima.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah berupaya keras mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19. Dia pun meminta masyarakat tetap waspada dan mematuhi prokes.

Netizen mengingatkan pentingnya menerapkan prokes meski kasus menurun, vaksinasi tinggi dan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun. Lengah sedikit, gelombang ketiga bisa terjadi.

Berita Terkait : PPKM Turun Level, Senang Tapi Tetap Tak Boleh Lengah

“Beberapa negara saat ini sedang menghadapi gelombang ketiga Covid-19, jangan pernah lengah sedikit pun,” kata @vins27. “Terus waspada. Jangan lengah. Tetap terapkan prokes karena Covid-19 belum usai,” sambung @ArdiMubarak_.
 Selanjutnya