Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perusahaan Pelat Merah Paling Patuh Lapor Kekayaan
Erick Bakal Wajibkan Anak Dan Cucu BUMN Lapor LHKPN
Rabu, 8 September 2021 06:40 WIB
Sebelumnya
Kedua, secara berkala memonitor persentase pemenuhan pelaporan LHKPN bagi Wajib Lapor BUMN dan Wajib Lapor Kementerian BUMN. Ketiga, meminta direksi untuk menerapkan sanksi administratif terhadap pejabat BUMN yang tidak memenuhi kewajiban LHKPN. Keempat, menjadikan LHKPN sebagai data untuk Talenta BUMN. Dan, menjadi persyaratan kepatuhan bagian dari syarat Fit and Proper Test untuk calon Direksi BUMN.
Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengapresiasi kepatuhan kelompok yudikatif dan BUMN. Menurutnya, kedua kelompok tersebut paling patuh lapor LHKPN.
Baca juga : Erick Thohir Bakal Wajibin Petinggi Anak Dan Cucu Usaha BUMN Laporin Hartanya
Ia bilang, secara global, tingkat kepatuhan dari eksekutif, legislatif, yudikatif, BUMN/BUMD dari 2017 sampai 2020 rata-rata kepatuhannya sudah hampir 100 persen. “Kalau kepatuhannya sudah membaik, sekarang kami berangkat ke yang namanya akurasi atau kebenaran isi di dalamnya,” jelas Pahala.
Dari kelompok yudikatif, kata Pahala, hanya ada dua institusi, yaitu Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Sekarang sudah hampir semua pejabat dari dua instansi ini, terutama MA yang membawahi sekitar 8 ribu hakim, melaporkan LHKPN.
Baca juga : Parpol Harus Dorong Kadernya Di DPR Rajin Lapor LHKPN
“Rata-rata sudah hampir 100 persen telah menyampaikan LHKPN. Jadi sekali lagi kami apresiasi dari kelompok yudikatif dan kelompok BUMN,” ujarnya.
Menyoal ini, Direktur Celios (Center of Economics and Law Studies) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, BUMN memiliki tanggung jawab sosial dalam menjalankan perusahaan milik negara. Baginya, pelaporan LHKPN ini sebagai wujud dari pemenuhan tanggung jawab tersebut. Dia mengapresiasi kepatuhan BUMN.
Baca juga : Pak Sandiaga, Selamatkan Seniman Dan Budayawan Kita
“Hal itu berkaitan erat dengan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG) yang baik,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya