Dark/Light Mode

Didakwa Terima Suap Rp 11 Miliar, Harta Eks Penyidik KPK Cuma Rp 461 Juta

Selasa, 14 September 2021 23:03 WIB
Eks penyidik KPK Stepanua Robin Pattuju (kanan) dan advokat Maskur Husain. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)
Eks penyidik KPK Stepanua Robin Pattuju (kanan) dan advokat Maskur Husain. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) menerima uang suap Rp 11 miliar dan 36 ribu dolar AS (Rp 513 juta) dari lima pihak yang berperkara di komisi antirasuah.

Namun, dikutip dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periode 2020, Robin tercatat hanya memiliki harta sebesar Rp 461 juta.

Berita Terkait : Eks Penyidik KPK Ngaku Terima Duit Dari Sejumlah Pihak, Kecuali Azis Syamsuddin

Dalam LHKPN itu, penyidik berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) itu bahkan tidak memiliki tanah dan rumah.

Dia hanya tercatat memiliki dua sepeda motor, dan sebuah mobil senilai Rp 111 juta. Motor Robin yakni Yamaha Mio keluaran 2015, dan Honda Vario keluaran 2017. Sementara mobilnya, Honda Mobilio keluaran 2017.

Berita Terkait : Akui Perbuatannya, Eks Penyidik Minta Maaf Ke KPK Dan Polri

Robin juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 512 juta dan kas dan setara kas senilai Rp10 juta. Dia tidak memiliki surat berharga. Kemudian, Robin juga memiliki utang sebesar Rp 172 juta. Jadi total harganya Rp 461 juta.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU KPK pada Senin (13/9), Robin didakwa menerima suap dari lima pihak berperkara di KPK, dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000 dan 36 ribu dolar AS (Rp 513 juta).

Berita Terkait : "Senin Nggak Dibayar, Bapak Tersangka…"

Berikut rincian uang yang diterima Robin bersama dengan advokat Maskur Husain:
 Selanjutnya