Dark/Light Mode

Kapolri Perintahkan Jajarannya Humanis

Ketua Komisi III: Bukti Institusi Polri Terima Masukan Masyarakat

Kamis, 16 September 2021 17:26 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi III DPR Herman Hery mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan kepada seluruh Polda untuk bersikap humanis dan tidak reaktif kepada masyarakat dalam pengamanan di setiap kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sejak era Pak Listyo Sigit menjabat Kapolri, kami melihat program Presisinya sangat mengedepankan prinsip-prinsip humanis, namun tegas dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian," ujar Herman, Kamis (16/9).

Berita Terkait : Wakil Ketua MPR Dukung Penguatan Bakamla

Perintah Jenderal Sigit yang dituangkan dalam surat telegram bernomor STR/862/IX/PAM.3/2021 tertanggal 15 September 2021 itu, kata legislator asal PDIP ini, kian mempertegas komitmen Sigit dalam menjalankan tugasnya. "Juga menunjukan institusi Polri terbuka bagi setiap masukan dari masyarakat maupun DPR," imbuhnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, perintah ini dikeluarkan untuk menghindari anggapan adanya upaya mengebiri kebebasan berpendapat.

Berita Terkait : Dari Peringkat 16, Kalbar Melesat Ke 5 Besar Penyumbang Kasus Positif Terbanyak

Dalam Telegram Kapolri ke jajaran dengan nomor STR/862/IX/PAM.3/2021 tertanggal 15 September 2021 itu, seluruh jajaran korps baju cokelat diwajibkan memperhatikan pedoman yang sudah diarahkan oleh Kapolri. Ada empat poin penekanan dalam Telegram tersebut.

"Yang pertama, setiap pengamanan kunker Presiden agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif," ujar Argo, di Mabes Polri, Rabu (15/9).

Berita Terkait : Syarief Hasan: Amandemen Konstitusi Perlu Kajian Mendalam

Kemudian, kedua, apabila didapati sekelompok masyarakat yang berkerumun untuk menyampaikan aspirasinya, sepanjang dibenarkan undang-undang, maka tugas pengamanan hanya mengawal rombongan tersebut. "Agar dapat berjalan dengan tertib dan lancar," imbuhnya.
 Selanjutnya