Dark/Light Mode

Lagi, KPK OTT Bupati

Tepuk Tangannya, Mana...

Kamis, 23 September 2021 08:57 WIB
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur. (Foto: Tedy O Kroen/RM)
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur. (Foto: Tedy O Kroen/RM)

 Sebelumnya 
"Tindak lanjut atas pemaparan tersebut, AZR kemudian meminta AMN agar beberapa proyek pekerjaan fisik yang bersumber dari dana hibah BNPB tersebut nantinya dilaksanakan orang-orang kepercayaan AZR dan pihak-pihak lain yang membantu mengurus agar dana hibah tersebut cair ke Pemkab Kolaka Timur," papar Ghufron.
 
Andi menyetujui permintaan Anzarullah. Kemudian disepakati pemberian fee ke Andi sebesar 30 persen. Selanjutnya, Andi memerintahkan Anzarullah berkoordinasi langsung dengan Kabag ULP Dewa Made Ratmawan agar memproses pekerjaan perencanaan lelang konsultan dan mengunggah ke LPSE sehingga perusahaan milik Anzarullah dimenangkan serta ditunjuk menjadi konsultan perencana pekerjaan 2 proyek yang direncanakan.
 
"Sebagai realisasi kesepakatan, AMN diduga meminta uang sebesar Rp 250 juta atas 2 proyek pekerjaan yang akan didapatkan AZR tersebut," kata Ghufron.
 
Anzarullah kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 25 Juta lebih dahulu ke Andi. Sisanya, sebesar Rp 225 juta, sepakat akan diserahkan di rumah pribadi Andi. Namun, saat hendak penyerahan, mereka terjaring OTT oleh tim penindakan.
 
OTT ini pun ramai diperbincangkan warganet. Ada yang bilang, KPK kini hanya bisa menangkap teri. Namun, ada juga yang mengajak mengapresiasi kerja KPK. 
 
Akun @patar_situmeang menjadi salah satu yang menganggap bupati sebagai tanggapan teri. “Sudah bosan dengan drama KPK nangkap ikan teri," tulisnya. "Ini tangkapan Kejagung ratusan miliar. Tangkapan KPK kok cuma ratusan juta," timpal @eko_80799.

Baca juga : Ini Profil Bupati Kolaka Timur Yang Ditangkap KPK

Akun @bbgjoko juga kurang bergairah dengan hasil tangkapan KPK akhir-akhir ini. "Haruskah aku tepuk tangan untuk @KPK_RI?" tulisnya. 
 
Sedangkan akun @GerryMurlianda menyatakan, kerja KPK menangkap bupati tetap harus diapresiasi. "Ayo dong tepuk tangan," ajaknya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.